Sabtu 02 Oct 2021 08:40 WIB

Pembangunan Pedestrian Jalan Ahmad Yani Rampung Akhir Tahun

Pengerjaan penataan kawasan tersebut ditargetkan selesai pada 20 Desember 2021

Rep: riga nurul iman/ Red: Hiru Muhammad
Suasana pembangunan kawasan pedestrian Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, Jumat (1/10)
Foto: istimewa
Suasana pembangunan kawasan pedestrian Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, Jumat (1/10)

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Proses pembangunan kawasan Pedestrian Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi ditargetkan selesai Desember 2021 mendatang. Di mana saat ini pembangunanya sudah dilakukan.

Untuk mempercepat proses pembangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi meninjau pengerjaan penataan kawasan pedestrian Ahmad Yani pada Jumat (1/10) lalu. Peninjauan tersebut dilakukan bersama dengan Komisi II DPRD Kota Sukabumi.

'' Pengerjaan penataan kawasan tersebut ditargetkan selesai pada 20 Desember 2021 mendatang,'' ujar Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Asep Irawan kepada wartawan, Sabtu (2/10). Sejauh ini pengerjaan baru mencapai lima persen.

Pengerjaan penataan yang telah dimulai diantaranya adalah pembangunan trotoar di sisi kanan dan kiri Jalan Ahmad Yani. Rencananya penataan pada segmen satu dari mulai simpang Jalan Julius Usman hingga Jalan Ciwangi dan segmen dua dari persimpangan Jalan Ciwangi ke perempatan Jalan Zaenal Zakse.

'' Kami meminta kepada pengembang untuk menerapkan sistem pengerjaan shift malam dan siang,'' ungkap Asep. Harapannya agar pengerjaan bisa tercapai tepat waktu.

Adapun pengelolaan pengaturan PKL kata Asep, akan dilaksanakan segera dan juga dalam waktu berdekatan trotoar Jalan Harun Kabir akan dibangun. Sekda Kota Sukabumi, Dida Sembada mengatakan, pedestrian yang dibangun ini terbagi dua segmen pertama dari persimpangan Jalan Yulius Usman hingga Jalan Ciwangi.

Sementara segmen kedua dari persimpangan Jalan Ciwangi hingga persimpangan Jalan Zaenal Zakse. Informasi dari konsultan perencana, penataan akan menggunakan perpaduan konsep kota lama dan baru.

Konsep kota lama diterapkan pada segmen pertama karena masih banyaknya bangunan pertokoan lama. Sedangkan konsep kota baru diterapkan pada segmen kedua.

Di mana dalam rencana penataan, lebar jalan untuk kendaraan akan dipersempit karena kawasan Jalan Ahmad Yani akan lebih diutamakan untuk para pejalan kaki. Selain itu akan dipasang pula beberapa kursi taman serta ducting.

Menurut Sekda, dalam sosialisasi para pemilik toko menyuarakan aspirasi terkait penataan mengenai fasilitas parkir serta penempatan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Ivan Rusvansyah Trisya, menerangkan, pihaknya meminta pengembang menambah alat kerja dan jumlah pekerja, agar kawasan pedestrian Ahmad Yani dapat terbangun tepat waktu. Sedangkan mengenai penempatan PKL, ia menjelaskan telah dilakukan beberapa kali rapat mengenai penempatan sesudah selesainya penataan kawasan tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement