Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Perta Arun Gas Ekspansi Bisnis di LNG Hub Dunia

Sabtu 02 Oct 2021 00:47 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Gita Amanda

Mengawali tahun 2021, Perta Arun Gas (PAG) sebagai pengelola Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk komoditi LNG satu-satunya di Indonesia, berhasil melakukan pengapalan kargo LNG Perdana dengan tujuan pasar internasional pada tanggal 14-15 Januari 2021.

Mengawali tahun 2021, Perta Arun Gas (PAG) sebagai pengelola Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk komoditi LNG satu-satunya di Indonesia, berhasil melakukan pengapalan kargo LNG Perdana dengan tujuan pasar internasional pada tanggal 14-15 Januari 2021.

Foto: istimewa
Perta Arun Gas jadir daam Gastech 2021 membuktikan kapabilitas di mata internasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perta Arun Gas (PAG), afiliasi Subholding Gas Pertamina jadi salah satu perusahaan yang ambil bagian dalam Gastech Conference and Exhibition 2021 di World Trade Center (WTC), Dubai, Uni Emirat Arab 21-23 September 2021.

Khaliful Ichsan, Production Planning & Process Engineering PAG membahas tema Small Scale LNG – Bunkering & Ship to Ship, The Way to Solve Most Challenging Phenomena in the First LNG Hub in Indonesia di salah satu panel diskusi.

Baca Juga

Hatim Ilwan, Corporate Secretary PT Perta Arun Gas, mengungkapkan kehadiran PAG di Gastech 2021 menunjukkan eksistensi PAG sebagai perusahaan regasifikasi dan LNG Hub kelas dunia. “Ini menjadi bukti nyata kapabilitas perusahaan di mata internasional,” kata Hatim, dalam keterangan pers, Kamis (30/9).

Menurut Hatim, hadirnya PAG di Gastech menjadi implementasi misi perusahaan dalam ekspansi bisnis, termasuk memperluas jangkauan ruang lingkup internasional. “Dalam perencanaan bisnis ke depan, PAG juga akan melakukan pengembangan pada bisnis bunkering, gassing up & cooling down serta bisnis lainnya,” katanya.

Dia menyatakan keikutsertaan di ajang ini juga menunjukkan komitmen dan tekad PAG dalam memajukan bisnis gas di Indonesia, terlebih bisnis LNG Hub yang mulai dijalankan saat ini. “Harapan kami, melalui Gastech Conference and Exhibition ini, PAG bisa lebih eksis di mata internasional serta dapat bersinergi dengan berbagai perusahaan yang potensial menjadi customer,” ungkap Hatim.

Selain mengungkapkan selain tentang bisnis LNG hub di Indonesia, Khaliful, alumnus Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, ini juga menjelaskan tantangan PAG sebagai perusahaan pertama di bidang LNG hub di Indonesia serta kesuksean perusahaan menjaga integritas dan profesionalisme sesuai komitmen dengan customer.

PAG merupakan perusahaan regasifikasi satu-satunya di Area Sumbagut dengan kemampuan regasifikasi guna memenuhi kebutuhan listrik, pupuk dan industri di wilayah tersebut. Pada pertengahan Agustus lalu, PAG telah melakukan kerja sama strategis sebagai upaya menetapkan jejak milestone going global dengan menandatangani Terminal Use Agreement dengan TotalEnergies dalam pemanfaatan LNG Hub Arun pada 2021. TotalEnergies akan menggunakan dua unit LNG Tank dengan total kapasitas 207 ribu meter kubik.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA