Jumat 01 Oct 2021 10:30 WIB

Wolverhampton Hormati Hak Pesepakbola Muslim

Saat ini ada tiga pemain Wolverhampton yang beragama Islam.

Rep: Muhammad Ikhwanudin/ Red: Agung Sasongko
Adama Traore dari Wolverhampton bereaksi pada pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Manchester United di Wolverhampton, Inggris, Senin (30/8) dini hari WIB.
Foto: EPA-EFE/TIM KEETON
Adama Traore dari Wolverhampton bereaksi pada pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Manchester United di Wolverhampton, Inggris, Senin (30/8) dini hari WIB.

IHRAM.CO.ID, WOLVERHAMPTON -- Wolverhampton menandatangani kesepakatan dengan Nujum (organisasi nirlaba olahragawan Muslim Inggris-red). Wolves menjadi klub Liga Primer Inggris keempat yang menandatangani nota tersebut.

Sikap ini ditunjukkan Wolves untuk lebih memerhatikan atlet muslim yang berada di stadion Molineux dan para pendukung klub.  Saat ini, ada tiga pemain Wolves yang beragama Islam. Mereka adalah Adama Traore, Rayan Ait-Nouri, dan Romain Saiss.

Baca Juga

Dalam pakta itu, terdapat 10 poin yang wajib diperjuangkan oleh klub. Dua contoh yang paling menonjol adalah tidak mengonsumsi minuman beralkohol saat selebrasi dan menyediakan makanan halal di stadion dan di perjalanan tim dalam laga tandang.

"Di masa depan, para atlet musim akan mendapat konsultasi khusus sesuai dengan kepercayaannya saat bergabung dengan Wolves. Selain itu, mereka akan disediakan tempat ibadah di Compton Park, Molineux dan ketika bepergian di laga tandang," bunyi pernyataan di laman resmi Wolves, Kamis (30/9). 

Kemudian saat bulan Ramadan, pihak klub akan memberi kebebasan kepada seluruh pemain muslim untuk menjalankan ibadah tanpa penghakiman apapun. 

"Kami antusias mengembangkan kerjasama dengan Nujum. Jumlah pemain muslim di Liga Primer Inggris terus meningkat dan ini menjadi hal penting bagi kami," kata General Manager of Football Wolves, Matt Wild. 

Wild mengatakan, pihaknya juga akan terbuka dengan seluruh staf muslim di lingkungan klub untuk menjalankan seluruh ibadah dengan rasa aman. 

Dengan penandatanganan pakta ini, Wolves meyakinkan kepada publik bahwa klub akan memboikot segala sikap kebencian terhadap satu kepercayaan sekaligus diskriminasi terhadap atlet muslim. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement