Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Usai Bolt Berterima Kasih kepada Alex Ferguson

Kamis 30 Sep 2021 21:33 WIB

Rep: Rahmat Fajar / Red: Israr Itah

Cristiano Ronaldo (kanan) dan Sir Alex Ferguson.

Cristiano Ronaldo (kanan) dan Sir Alex Ferguson.

Foto: UEFA/EPA
Bolt senang karena Ferguson membawa Cristiano Ronaldo kembali ke Manchester United.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Legenda olahraga lari jarak dekat, Usai Bolt, menyampaikan terima kasih kepada pelatih legendaris Manchester United Sir Alex Ferguson. Ini disampaikannya setelah Cristiano Ronaldo mencetak gol kemenangan 2-1 secara dramatis atas Villarreal dalam pertandingan kedua penyisihan grup F Liga Champions, di Stadion Old Trafford, Kamis (30/9) dini hari WIB.

Bolt yang juga legenda Olimpiade tersebut berada di antara penonton saat Setan Merah melawan Villarreal. Saat itu, Ferguson turut menyaksikan laga tersebut. MU nyaris hanya bermain imbang 1-1 sebelum Ronaldo mencetak gol kemenangan pada menit ke-90+5.

Baca Juga

“Dia [Ronaldo] membantu membangun klub dan itu luar biasa ketika dia ada di sini, energinya. Jadi saya senang dia kembali. Saya baru saja melihat Alex Ferguson di dalam dan saya berterima kasih padanya karena membawa Cristiano kembali, jadi saya senang tentang itu,” ujar Bolt dilansir dari Daily Mail.

Ucapan terima kasih Bolt kepada Ferguson sangat beralasan. Pasalnya, Ferguson berperan besar atas kembalinya Ronaldo ke Old Trafford pada menit-menit akhir jendela transfer musim panas ditutup. Ferguson bergerak dengan menelpon Ronaldo agar tak menerima pinangan Manchester City.

Bolt adalah seorang penggemar MU. Ia mengaku sudah lama tak menonton pertandingan MU di Old Trafford. Oleh karena itu, ia senang ketika kembali menonton dengan penggemar lain. Ronaldo memang tampil subur sejak kembali ke MU. Ia telah mencetak empat gol sejauh ini.

Ronaldo sendiri mengakui ada peran Ferguson atas kembali berseragam MU.  Pemain timnas Portugal tersebut memberikan penghormatan terbuka atas peran Ferguson. Ia menulis panjang lebar melalui media sosial pribadinya.

Dalam sebuah wawancara dengan MUFCTV untuk pertama kalinya ia pun mengakui Ferguson adalah tokoh kunci sejak usia 18 tahun berada di MU. Ia ingat momen melawan MU saat masih berseragam Sporting Lisbon. Ferguson kemudian membawanya ke Kota Manchester sampai menjadi seperti ayahnya dalam sepak bola.

"Dia banyak membantu saya, dia mengajari saya banyak hal, dan menurut saya tentu saja dia memiliki peran besar karena hubungan yang kami miliki. Kami tetap berhubungan sepanjang waktu, dan dia orang yang luar biasa,” ungkapnya. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA