Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Angela Merkel Beri Ucapan Selamat kepada Olaf Scholz

Kamis 30 Sep 2021 20:57 WIB

Rep: deutsche welle/ Red: deutsche welle

Michael Kappeler/dpa/picture alliance

Michael Kappeler/dpa/picture alliance

Partai CDU mencatat perolehan suara terburuk dalam sejarahnya.

Angela Merkel sudah menyampaikan ucapan selamat kepada kandidat utama SPD Olaf Scholz "atas keberhasilan dalam pemilu," demikian pernyataan yang dirilis Kantor Kekanseliran hari Rabu (29/9).

Menurut pernyataan itu, Merkel sudah menghubungi Olaf Scholz secara langsung untuk mengucapkan selamat memenangkan pemilu parlemen 2021, pada Senin (27/9). Scholz menjabat sebagai menteri keuangan dan wakilnya di pemerintahan saat ini .

Juru bicara pemerintah, Steffen Seibert mengatakan, Merkel akan terus melakukan tugasnya sampai penggantinya ada, dan tidak berkomentar lebih lanjut tentang hasil pemilihan.

"Kanselir dan para menteri melakukan pekerjaan mereka sampai pemerintah federal baru mengambil alih," kata Steffen Seibert kepada wartawan. "Kanselir akan terus memupuk hubungan luar negeri, termasuk melalui perjalanan ke luar negeri dan pertemuan dan pembicaraan dengan kepala negara dan pemerintahan negara lain."

Armin Laschet juga beri ucapan selamat, tapi lewat surat

Menurut kantor berita AFP, Armin Laschet, kandidat utama CDU, juga sudah menyampaikan ucapan selamat kepada saingannya Scholz yang kini menjadi calon terkuat sebagai kanselir Jerman yang baru, menggantikan Merkel. Namun sumber-sumber di SPD dan di CDU mengatakan kepada AFP, ucapan selamat itu dikirim melalui surat dan kemungkinan perlu beberapa hari sampai ke tangan Olaf Scholz.

Armin Laschet sebelumnya mendapat kecaman karena tidak bereaksi seperti lumrahnya para pemimpin politik lain setelah pemilu, yaitu mengucapkan selamat kepada pihak yang menang.

Pemilihan umum parlemen Jerman, Ahad (26/9) dimenangkan SPD yang kini muncul sebagai partai terkuat di parlemen Jerman, Bundestag. CDU mencatat perolehan suara terburuk dalam sejarahnya dan menempati posisi kedua. Namun untuk mendapat mayoritas di parlemen, SPD perlu berkoalisi dengan dua partai politik lain, yaitu Partai Hijau dan FDP.

Setelah media menampilkan hasil perhitungan cepat yang memenangkan SPD dengan selisih suara tipis, Armin Laschet masih bersikeras dan menyatakan dirinya dan CDU juga memiliki mandat dari pemilih untuk membentuk pemerintahan, karena secara teoritis CDU juga bisa mendapat suara mayoritas kalau berkoalisi dengan Partai Hijau dan FDP. Namun menurut budaya politik di Jerman, partai yang terkuat di parlemen yang pertama-tama akan melakukan perundingan koalisi dengan partai-partai lain.

Konsultasi awal FDP dengan Partai Hijau sudah berjalan

Partai Liberal Demokrat FDP kembali menegaskan, mitra koalisi yang mereka inginkan sebenarnya adalah CDU dan Armin Laschet, bukan SPD dan Olaf Scholz. Namun FDP menyatakan siap melakukan perundingan koalisi dengan SPD demi kepentingan nasional.

Sekretaris Jenderal FDP Volker Wissing juga sangat antusias dengan kemungkinan berkoalisi dengan Partai Hijau. Bahkan delegasi kedua partai sudah melakukan konsultasi awal sehari setelah pemilu. Volker Wissing memosting foto di Instagram yang menunjukkan jajaran pimpinan Partai Hijau dan FDP usai konsultasi, dengan teks pengantar: "Dalam mencari pemerintahan baru, kami mencari kesamaan dan jembatan atas hal-hal yang memisahkan kita - dan bahkan menemukan beberapa," katanya di Instagram. "Saat-saat yang menyenangkan."

Volker Wissing mengatakan, partainya akan melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan Partai Hijau untuk membangun koalisi pada hari Jumat (1/9) dan kemudian bertemu dengan Partai Sosial Demokrat SPD minggu depan.

hp/as (afp, dpa, rtr)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan deutsche welle. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab deutsche welle.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA