Sunday, 21 Syawwal 1443 / 22 May 2022

De Jong Suarakan Dukungan untuk Koeman di Barcelona

Kamis 30 Sep 2021 16:08 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Gelandang Barcelona Frenkie de Jong.

Gelandang Barcelona Frenkie de Jong.

Foto: AP/Joan Monfort
Ada solusi lain yang bisa diambil selain mengakhiri kerja sama dengan Ronald Koeman.

REPUBLIKA.CO.ID, LISBON -- Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, menilai, memecat Ronald Koeman sebagai pelatih Blaugrana tidak akan serta merta menjamin klub asal Katalan itu bisa keluar dari krisis. Gelandang asal Belanda itu pun menyebut ada solusi lain yang bisa diambil selain mengakhiri kerja sama dengan Koeman.

Sorotan terhadap kinerja Koeman kembali menyeruak pascakekalahan Blaugrana dari Benfica di laga kedua penyisihan Grup E Liga Champions, Kamis (30/9) dini hari WIB. Tidak tanggung-tanggung, dalam lawatan ke kandang Benfica itu, Barcelona dicukur tuan rumah, 0-3.

Baca Juga

Kekalahan dari Benfica ini melengkapi toreham minor Barca di pentas Liga Champions musim ini. Di laga pembuka penyisihan Grup E, Barcelona dibungkam Bayern Muenchen, 0-3, dua pekan lalu.

Dua kekalahan, ditambah kebobolan enam gol dan gagal mencetak satu gol pun membuat Barcelona terpuruk di dasar klasemen sementara Grup E. Tidak hanya itu, kekalahan di dua laga awal Liga Champions ini menjadi raihan hasil terburuk Barcelona di pentas kompetisi Eropa sejak musim 1972/1973.

Secara keseluruhan, Barca pun menelan dua kekalahan, dua hasil imbang, dan hanya bisa memetik satu kemenangan di lima laga terakhir di semua ajang. Catatan penampilan ini membuat posisi Koeman sebagai pelatih Barcelona kian terpojok.

Tuntutan untuk segera memecat pelatih asal Belanda itu pun terus bermunculan. Namun, De Jong menilai, pemecatan Koeman itu bukanlah solusi yang tepat untuk bisa segera membawa Blaugrana keluar dari keterpurukan.

''Saya rasa, pergantian pelatih bukanlah solusi. Saya tidak bisa berbicara atau menilai kinerja Koeman karena itu bukan ranah saya,'' kata De Jong seperti dikutip Marca, Kamis (30/9).

Gelandang yang baru memperkuat Barcelona dalam dua musim terakhir itu pun memiliki solusi lain untuk bisa mengangkat performa juara Copa del Rey musim lalu tersebut.

''Kami harus tetap bersatu dan berusaha keras untuk mengatasi situasi ini. Kami hanya bisa keluar dari situasi ini dengan bekerja lebih keras dan bersatu sebagai sebuah tim yang solid,'' ujar eks gelandang Ajax Amsterdam tersebut.

De Jong pun menyebut, Blaugrana mengalami kesulitan saat kebobolan pada menit ketiga di laga kontra Benfica. Sayangnya, meski berhasil menciptakan sejumlah peluang, Barcelona gagal memaksimalkan semua peluang tersebut. Kondisinya makin sulit saat tim tuan rumah berhasil menebalkan keunggulan pada menit ke-69.

''Terlepas gol cepat yang mereka buat, kami bisa tampil cukup baik pada babak pertama. Kami masih bisa menciptakan peluang, meski gagal memaksimalkannya. Setelah gol kedua, laga berjalan lebih terbuka dan sayangnya kami gagal memberikan reaksi yang tepat setelah gol tersebut,'' kata gelandang berusia 24 tahun tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA