Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Presiden Saied Tunjuk Perdana Menteri Perempuan Tunisia

Kamis 30 Sep 2021 08:06 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini

Najla Bouden, perdana menteri Tunisia

Najla Bouden, perdana menteri Tunisia

Foto: EPA
Najla Bouden jadi perdana menteri perempuan pertama Tunisia

REPUBLIKA.CO.ID, TUNIS -- Presiden Tunisia Kais Saied telah menunjuk Najla Bouden Romdhane, sebagai perdana menteri perempuan pertama negara itu. Penunjukan itu terjadi hampir dua bulan setelah Saeid merebut sebagian besar kekuasaan, dan memecat perdana menteri sebelumnya.

Romdhane (63 tahun) adalah mantan direktur di PromESSE, yaitu sebuah proyek reformasi pendidikan tinggi. Dia telah memegang posisi senior di Kementerian Pendidikan Tinggi Tunisia.

Baca Juga

Romdhane berasal dari Kairouan. Dia adalah ahli geologi lulusan Prancis dengan gelar doktor di bidang teknik geologi. Dia merupakan dosen di sekolah teknik nasional Tunisia. Saeid mengatakan, Tunisia mencatat sejarah baru karena memiliki perdana menteri perempuan untuk pertama kalinya. 

"Ini suatu kehormatan bagi Tunisia dan penghormatan kepada wanita Tunisia," ujar Saeid, dilansir Aljazirah, Kamis (30/9).

Kantor Kepresidenan mengunggah video Saeid yang bertemu Romdhane di kantornya. Saied meminta Romdhane untuk menyusun kabinet dalam beberapa jam atau beberapa hari mendatang. Saied mengatakan, misi utama pemerintah baru adalah mengakhiri korupsi dan kekacauan yang telah menyebar di banyak lembaga negara.

"Pemerintah baru harus menanggapi tuntutan dan martabat rakyat Tunisia di semua bidang, termasuk kesehatan, transportasi dan pendidikan," kata Saeid.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA