Ini Harapan Maria Londa untuk Atlet Muda di PON XX Papua

Red: Muhammad Akbar

Atlet lompat jauh Indonesia Maria Natalia Londa membentangkan Bendera Merah Putih setelah berhasil memenangkan pertandingan Final Lompat Jauh Putri SEA Games ke-30 di Stadion Atletik New Clark, Filipina, Ahad (8/12/2019).
Atlet lompat jauh Indonesia Maria Natalia Londa membentangkan Bendera Merah Putih setelah berhasil memenangkan pertandingan Final Lompat Jauh Putri SEA Games ke-30 di Stadion Atletik New Clark, Filipina, Ahad (8/12/2019).
Foto: Antara/Nyoman Budhiana
Kalau atlet-atlet muda bermunculan, itu artinya olahraga Indonesia semakin maju.

REPUBLIKA.CO.ID, MIMIKA — Atlet atletik Maria Londa berharap banyak atlet muda bersinar di PON XX Papua yang berlangsung 2-15 Oktober 2021.

"Kalau atlet-atlet muda bermunculan, itu artinya olahraga Indonesia semakin maju dan berkembang dengan baik," ujar Maria kepada Antara di Mimika, Selasa (28/9).

Para olahragawan belia, menurut peraih medali emas atletik nomor lompat jauh putri Asian Games 2014 itu, merupakan ujung tombak hadirnya prestasi demi prestasi Indonesia di masa depan.

Maria Londa pun pernah berstatus sebagai salah satu atlet muda dengan pencapaian cemerlang di PON. Tepatnya pada PON Kalimantan Timur tahun 2008, Maria yang kala itu masih berumur 17 tahun memecahkan dua rekor PON cabang olahraga atletik nomor lompat jauh dan lompat jangkit.

Pencapaian serupa kembali diulangnya empat tahun kemudian, saat PON Riau, dimana dia lagi-lagi menjebol rekor PON dua nomor andalannya tersebut. Meski demikian, Maria Londa menolak untuk tampil kendur di PON XX Papua.

Olahragawan yang sudah mengantongi lima medali emas SEA Games dan pernah tampil di Olimpiade 2016 tersebut tetap ingin mempertahankan medali emas atletik nomor lompat jauh dan lompat jangkit putri.

Maria merupakan juara bertahan PON di dua nomor itu setelah pada PON Jawa Barat 2016 meraup medali emas."Mudah-mudahan bisa mempertahankan pencapaian saya empat tahun lalu," tutur atlet yang di PON XX Papua akan membela Provinsi Bali itu.

Baca juga : Sebanyak 36 Pemain IBL akan Berlaga di PON Papua

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Komentar

Terkait


Petenis Jawa Timur Aldila Sutjiadi melakukan servis ke arah lawannya petenis Jawa Tengah Alif Nafiah dalam babak perempat final tenis beregu putri di Jayapura, Papua, Rabu (29/9/2021).

Babak Perempat Final Tenis Beregu Putri PON XX Papua

Sejumlah atlet panahan putri membidik sasaran pada babak kualifikasi Panahan 70 M Recurve putri PON Papua di Lapangan Kampung Harapan, Sentani, Papua, Rabu (29/9/2021).

Babak Kualifikasi Panahan 70 Meter Recurve Putra dan Putri

Pebasket putra Sulawesi Utara Luis Jovan Golung (kanan) berebut bola dengan pebasket putra Bangka Belitung Antoni Erga (tengah) saat bertanding pada pertandingan Basket Putra 5x5 PON XX Papua di Mimika Sport Complex, Papua, Rabu (29/9/2021).

Basket Putra 5x5 Babel vs Sulut PON XX Papua

Atlet sepatu roda putra DKI Jakarta Barijani Mahesa Putra (depan) memacu kecepatannya pada Final nomor Sprint 500 M+D putra PON Papua di Arena Klemen Tinal Roller Sport, Kota Jayapura, Papua, Rabu (29/9/2021). Atlet sepatu roda putra DKI Jakarta Barijani Mahesa Putra berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 43,521 detik sementara medali perak diraih atlet sepatu roda putra Jawa Barat Radika Rais Ananda (43,892 detik) dan medali perunggu diraih atlet sepatu roda putra Jawa Barat Azmi Al Ghiffari (46,266 detik).

DKI Jakarta Sabet Emas Sprint 500M+D Cabor Sepatu Roda

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

PON XX Papua, Panglima TNI: Faktor Keamanan Hal utama

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image