Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

800 Siswa tak Hadir Saat PTM, Banyak yang Sudah Menikah

Selasa 28 Sep 2021 20:08 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Pembeli mencoba seragam sekolah untuk anaknya di Pasar Pringgan, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (1/7/2021). Menurut pedagang penjualan seragam sekolah kembali meningkat hingga 50 pasang pakaian terjual menjelang tahun ajaran baru 2021/2022, berbeda dengan tahun lalu yang mengalami penurunan omzet hingga 80 persen akibat dampak pandemi COVID-19.

Pembeli mencoba seragam sekolah untuk anaknya di Pasar Pringgan, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (1/7/2021). Menurut pedagang penjualan seragam sekolah kembali meningkat hingga 50 pasang pakaian terjual menjelang tahun ajaran baru 2021/2022, berbeda dengan tahun lalu yang mengalami penurunan omzet hingga 80 persen akibat dampak pandemi COVID-19.

Foto: ANTARA/Fransisco Carolio
Siswa tak masuk ada yang sudah bekerja dan banyak juga yang sudah menikah.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatra Utara mencatat, sebanyak 800 pelajar tidak hadir ke sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah mulai digelar di masa pandemi Covid-19.

Kepala Disdik Sumut Syaifuddin mengatakan, ratusan pelajar tersebut tidak hadir saat PTM karena berbagai alasan, di antaranya karena sudah terbiasa belajar secara daring, ada yang sudah bekerja hingga menikah.

"Sekolah tatap muka sudah dimulai namun banyak siswa tidak masuk. Ada yang mungkin kelamaan libur, ada yang kita temukan karena sudah bekerja, dan banyak juga yang menikah. Ada sekitar 800 orang karena tiga alasan tersebut," katanya.

Syaifuddin menyebut, pihaknya secara ketat akan memantau penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah selama pembelajaran tatap muka berlangsung.

Beberapa kebijakan juga sudah dirumuskan dalam instruksi Gubernur Sumatera Utara terkait aturan-aturan dalam PTM tersebut guna mengantisipasi terjadinya kluster Covid-19 di sekolah.

"Selain protokol kesehatan yang ketat, kantin sekolah juga belum bisa dibuka. Vaksinasi terhadap guru dan siswa juga terus kita lakukan," ujarnya

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA