Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Liga 2 Mendapat Lampu Hijau

Selasa 28 Sep 2021 16:10 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Muhammad Akbar

Penjaga gawang Persikabo 1973 Syahrul (kanan) menghalau bola tendangan pesepak bola Persib Bandung Klok (kiri) pada lanjutan Liga 1 di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/9/2021). Pertandingan berakhir imbang 0-0.

Penjaga gawang Persikabo 1973 Syahrul (kanan) menghalau bola tendangan pesepak bola Persib Bandung Klok (kiri) pada lanjutan Liga 1 di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/9/2021). Pertandingan berakhir imbang 0-0.

Foto: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Diharapkan ini menjadi contoh dalam penerapan Prokes bagi cabang olahraga lain

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia memberikan kepastian izin untuk gelaran kompetisi sepak bola Liga 2 2021.

Namun, kompetisi tetap harus menerapkan protokol kesehatan seperti penyelenggaraan Liga 1 2021/2022. Selain itu, Liga 2 akan digelar di sejumlah provinsi di luar Pulau Jawa, yakni Pekanbaru, Palembang, Balikpapan dan Palangkaraya.

Hal itu disampaikan setelah pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali dan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan pada Selasa (28/9).

"Diharapkan ini menjadi contoh dalam penerapan Prokes bagi cabang olahraga lain," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Selasa (28/9).

Sementara itu Menpora Zainuddin Amali mengatakan memastikan syarat yang disampaikan oleh Airlangga menjadi pedoman bagi pihaknya dalam kegiatan-kegiatan olahraga lainnya. Dia memastikan kegiatan sepak bola yang berlangsung selama masa pandemi Covid-19 dijalankan dengan komitmen untuk selalu menjaga prokes.

"Kita harus punya tanggung jawab yang sama untik memberikam dukungan kepada pemerintah dalam upaya menangani Covid-19," kata Amali dalam konferensi pers virtual, Selasa (28/9).

Dia menuturkan selama ini PSSI juga telah bekerja dengan baik dengan terus berkoordinasi dalam menjaga Prokes selama melangsungkan kegiatan sepak bola mulai dari pramusim hingga kompetisi resmi. "PSSI saya kira sudah punya pengalaman untuk menangani protokol kesehatan, jadi tetap melakukan kegiatan olahraga tetapi menerapkan prokes secara ketat" kaya Amali.

"Benar apa yang disampaikan pak Menko tadi, kompetisi itu penting. Karena kita tanpa kompetisi susah mengharapkan prestasi. Selamat untuk PSSI tim sepak bola putrinya sudah lolos untuk ke Piala Asia 2022," tambahnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA