Peraih Emas Pertama: Saya Orang Jawa, Saya Cinta Papua

Red: Didi Purwadi

Atlet terbang layang Papua, Andri Abdul Rohman, diarak rekan-rekannya setelah memastikan meraih medali emas nomor precision landing single seater cabang olahraga terbang layang di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Ahad (26/9).
Atlet terbang layang Papua, Andri Abdul Rohman, diarak rekan-rekannya setelah memastikan meraih medali emas nomor precision landing single seater cabang olahraga terbang layang di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Ahad (26/9).
Foto: IST: PB PON XX/Maleachi Marinsib Painggi
Atlet Andri Abdul Rohman menyumbang medali emas pertama bagi Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Andri Abdul Rohman berurai air mata. Atlet terbang layang Papua berdarah Jawa ini berhasil menyumbang medali emas pertama bagi tuan rumah dari nomor precision landing schweizer SGS 126 putra pada Ahad (26/9).

Bersaing di Grup A cabang olahraga (cabor) aerosport disiplin terbang layang PON XX, di Lanud Yohanis Kapiyauw, Timika, Kabupaten Mimika, Andri mencatatkan total nilai 2444 dari batas nilai 2500. Nilai tersebut sudah cukup bagi Andri mempersembahkan medali emas pertama bagi tuan rumah Papua.

Andri mendapat sambutan hangat dari timnya. Bahkan, Ahad (26/9) sore itu Andri tampak tak mampu membedung air mata bahagia.

''Saya sangat bangga karena ini medali emas pertama yang saya persembahkan untuk tanah Papua tercinta. Saya orang Jawa, saya cinta Papua,” ujar Andri, seperti dikutip dari situs ponxx2021papua.com, kemarin.

Ia mengaku sangat bangga karena akhirnya bisa menyabet medali emas PON XX Papua. Medali emas pertama tuan rumah Papua di PON 2020 itu sekaligus menjadi emas pertama Andri selama mengikuti berbagai event kompetisi terbang layang.

Baca juga : Menko PMK: Penonton PON Papua Harus Sudah Divaksin Dosis 2

Kebahagiaan Andri semakin bertambah karena ia sedang menantikan kelahiran anak ketiganya. ''Ini anugerah terindah dalam hidup saya yang tidak akan pernah saya lupakan,” ujar lelaki yang akrab disapa Ablai.

Pelatih kepala Paul Graham Manusefer mengaku bangga atas pencapaiannya atletnya. Gabung tim Papua sejak PON 2016 Jawa Barat, Andri akhirnya bisa menyumbangkan medali emas bagi Papua.

''Kita meraih medali emas di salah satu nomor bergengsi di terbang layang. Itu medali emas pertama untuk Papua dari atlet kita Andri Abdul Rohman,'' puji Manusefer. ''Saya sangat terharu dan bangga atas pencapaian Ablai.''

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Komentar

Terkait


Petugas mendata warga dalam kegiatan serbuan vaksinasi COVID-19 di Masjid Raya, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (25/9/2021). Pemerintah mendorong vaksinasi daerah yang menyelengarakan PON XX Papua terus ditingkatkan.

Pemerintah Dorong Capaian Vaksinasi Daerah Penyelenggara PON

Warga menyaksikan babak semifinal canoeing 1000 meter PON Papua dari atas perahu di Teluk Youtefa, Papua, Senin (27/9/2021).

Warga Antusias Tonton Perlombaan Dayung PON XX Papua

Venue Panjat Tebing PON Papua Berstandar Internasional

Venue Panjat Tebing PON Papua Berstandar Internasional

Pedayung Riau Maizir Riyondra meluapkan kegembiraannya usai memenangkan final canoeing MK1 1000 PON Papua di Teluk Youtefa, Papua, Selasa (28/9/2021). Maizir berhasil meraih emas, sementara perak direbut Joko Andriyanto asal Jambi dan perunggu diraih Angga Suwandi Putra asal Jakarta.

Riau Rebut Emas Caoeing MK1 1000 PON Papua

Sepatu roda PON XX Papua (ilustrasi).

Enam Emas Kembali Diperebutkan di Sepatu Roda PON XX Papua

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image