Eksibisi Esports PON XX Tunjukkan Kekuatan Daerah Merata

Prosesi penutupan Eksibisi Esports PON Papua XX.
Prosesi penutupan Eksibisi Esports PON Papua XX.
Foto: Dok. Pbesi

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 rampung digelar dengan menghasilkan para peraih medali emas yang merata dari berbagai daerah. Pada kategori MLBB, Tim Kalimantan Barat yang terdiri dari Alrazali, Frengki, Kevin Almeyda, Novianda Kusuma Prapanca, dan Riandy, berhasil merebut medali emas setelah melewati laga yang sengit melawan Tim Jawa Tengah di babak grand final. Perak diraih oleh Jawa Tengah dan perunggu diraih oleh Sulawesi Utara.

Pada kategori PUBG Mobile, Tim DKI Jakarta yang terdiri dari Eksa, Jason, Bagas, dan Bagus berhasil menuai medali emas setelah menyisihkan Tim Papua Barat yang harus puas dengan medali perak dan Sulawesi Utara sebagai peraih medali perunggu. 

Sementara, untuk kategori Free Fire, medali emas berhasil direbut oleh Tim Sulawesi Tenggara yang terdiri dari Rafli Aidil Fitrah, Muhammad Fikri Alief, Sapri Danmas Budiana, dan Muhammad Tauhid. Medali perak direbut oleh Tim Bengkulu dan medali perunggu untuk kategori ini diraih oleh Tim Maluku.

Pada kategori PES 2021, tim favorit Jawa Barat yang diperkuat oleh Rizky Faidan dan Ferry Purnama Gumilang, berhasil meraih medali emas setelah menumbangkan tim kuat lainnya yaitu tim Kalimantan Selatan yang harus puas dengan raihan pulang medali perak. Perunggu pada kategori ini direbut oleh Tim Gorontalo.

Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 ini telah menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia esports tanah air yang akhirnya secara resmi ditutup.

"Kekuatan atlet-atlet esports yang berlaga di Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 sangat merata. Tidak ada satu provinsi yang tampil dominan. Ini mengonfirmasi bahwa pembinaan-pembinaan di seluruh provinsi di Indonesia sudah berjalan baik dan tidak terjadi kesenjangan,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Esports Indonesia (Sekjen PBESI) Frengky Ong usai penutupan acara dalam keterangannya Senin (27/9).

Ia mengungkapkan, dengan makin seriusnya pembinaan yang dilakukan oleh PBESI dan ESI provinsi serta kabupaten/kota, dan didukung oleh makin meratanya jaringan broadband yang terus diperluas jangkauannya oleh pemerintah, PBESI optimistis akan mampu menjaring lebih banyak talenta-talenta esports potensial yang siap berprestasi mengharumkan nama Indonesia di pentas antarbangsa.

Keberhasilan Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 menurut Frengky juga telah menggugah perhatian publik tentang potensi cabang olahraga elektronik ini dalam turut menggerakkan aktivitas sportainment dan sport-tourism yang bernilai ekonomi. 

“Kami mendapatkan respons positif dari masyarakat Papua dan provinsi-provinsi lain yang menjadi terpacu untuk berkolaborasi bersama pengurus ESI di tingkat daerah guna menggelar turnamen-turnamen esports setelah mereka menyaksikan kemeriahan, kreativitas, dan positifnya nilai-nilai yang dihadirkan para insan esports nasional di ajang Eksibisi Esports PON XX Papua 2021,” ujar dia.

Upacara penutupan berlangsung meriah pada Ahad (26/9) yang dihadiri oleh Dewan Pembina Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) Bambang Soesatyo, Ketua KONI Pusat Marciano Noerman, Ketua Harian PBESI Komisaris Jenderal Bambang Sunarwibowo dan Gubernur Papua sekaligus Ketua Umum PB PON Lukas Enembe.

Selama sepekan gelaran ini diselenggarakan dengan menerapkan sistem gelembung dan protokol kesehatan yang ketat. Meskipun demikian, sejumlah torehan prestasi menarik tetap banyak bermunculan dari ajang yang dikemas dengan konsep sportaintment ini. Pertandingan demi pertandingan yang melombakan empat nomor kategori gim, yaitu Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Free Fire, PUBG Mobile dan PES 2021, serta satu pertandingan persahabatan gim karya anak bangsa Lokapala, berlangsung seru dan kompetitif.

Meskipun diselenggarakan sebagai pertandingan persahabatan, pertandingan gim lokal karya anak bangsa Lokapala patut menjadi catatan tersendiri. Semangat untuk mengangkat gim karya anak bangsa di pentas prestisius nasional maupun global diharapkan akan mendorong bangkitnya industri pengembangan gim tanah air. Tak kalah dengan kategori-kategori utama, pertandingan persahabatan gim lokal Lokapala juga mendapatkan respons antusias dari publik.

Pada kategori ini, Tim Jeet Esports yang terdiri dari Dicxon Fernando, Dzikri Adinulloh, Gurbinder Singh, Vesa Herawan dan Yohanes Ibrahim berhasil menjadi jawara setelah mengungguli Tim Dewa United yang diperkuat oleh Denis Haris Prayogo, Indrawan Prasetyo.

Kemudian, ada Mokhamad Yusuf Afrizal, Muhammad Iqbal Bekasi dan Roger Jeremy di peringkat kedua dan Tim Capital Esports yang terdiri dari Arbi Yusuf Ramanda, Fazri Rohi Dedza, I Kadek Arya Wiratama, Li men, dan R Asnawi di peringkat ketiga.

Komentar

Terkait


Mantan atlet Papua Roni Wabia dan Ortisan Solosa membawa obor Api PON XX di kantor Bupati Sorong, Papua Barat, Senin (27/9/2021). Pemerintah Provinsi Papua Barat turut mengambil bagian dalam pesta olah raga PON XX di Papua dengan memberikan Api Abadi yang diambil dari wilayah Sorong sebagai bentuk dukungan pemerintah setempat terhadap pelaksanaan PON XX di Papua.

Menko PMK: Penonton PON Papua Harus Sudah Divaksin Dosis 2

GOR Mimika, Venue Basket 5x5 dan 3x3 PON Papua di kawasan MSC.

MSC Siap Gelar Pertandingan Bola Basket 5x5 PON XX Papua

Pemerintah mengizinkan 25 persen kapasitas penonton pada PON XX Papua.

Pemerintah Izinkan 25 Persen Kapasitas Penonton PON Papua

Tim Kempo Jabar Targetkan Dua Emas dari PON Papua (ilustrasi).

Tim Kempo Jabar Targetkan Dua Emas dari PON Papua

Atlet sepatu roda putri DKI Jakarta Alifia Meidia (tengah), atlet sepatu roda D.I Yogyakarta Aurelia Nariswari (kiri) dan atlet sepatu roda Jawa Barat Zalma Falya (kanan) mengikuti upacara pengalungan medali Elimination 15.000 meter putri PON Papua di Arena Klemen Tinal Roller Sport, Kota Jayapura, Papua, Senin (27/9/2021). Atlet sepatu roda DKI Jakarta Alifia Meidia berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 30 menit 15,065 detik sementara medali perak diraih atlet sepatu roda D.I Yogyakarta Aurelia Nariswari (30 menit 17,353 detik) dan medali perunggu diraih Salma Falya asal Jawa Barat (30 menit 19,599 detik).

Sepatu Roda DKI Sumbang Dua Emas

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

[email protected] (Marketing)

Ikuti

× Image