Menkes: Pengendalian Malaria Selama PON Lewat Fogging

Red: Andi Nur Aminah

Petugas kesehatan menyemprotkan cairan Fendona ke dinding rumah warga, Arsopura, Skanto, Keerom, Papua (ilustrasi)
Petugas kesehatan menyemprotkan cairan Fendona ke dinding rumah warga, Arsopura, Skanto, Keerom, Papua (ilustrasi)
Foto: Antara/Indrayadi TH
Hal ini untuk memastikan bahwa lokasi itu bersih dari vektor nyamuk yang bisa menular

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengendalian penyakit malaria di sejumlah daerah penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua dilakukan lewat pengasapan atau fogging. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dalam dua pekan terakhir ini Kemenkes bekerja sama dengan Dinkes Papua sudah melakukan fogging ke seluruh venue tempat pertandingan PON dan juga tempat tinggal atlet. 

Hal ini untuk memastikan bahwa lokasi itu bersih dari vektor nyamuk yang bisa menularkan malaria," kata Budi Gunadi Sadikin saat menyampaikan keterangan pers secara virtual yang diikuti melalui YouTube Kemenko PMK di Jakarta, Senin (27/9).

Baca Juga

Sementara itu Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Didik Budijanto mengatakan Provinsi Papua hingga saat ini masih berstatus sebagai endemi tinggi penyakit malaria yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles betina pembawa parasit Plasmodium. "Sebanyak 86 persen dari total kasus malaria di Indonesia disumbang dari Provinsi Papua. Sisanya berasal dari Papua Barat dan Maluku," katanya.

Menurut dia Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke dan Timika masuk dalam zona merah malaria. Sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi. Khusus untuk pertandingan malam, katanya, upaya yang disepakati bersama Dinkes Papua adalah pengasapan di seluruh area hotel, wisma, penginapan atlet dan pelatih," katanya.

Kemenkes telah mengutus personel pengendali vektor untuk melakukan fogging minimal sepekan sekali di seluruh fasilitas penginapan, utamanya di bagian dinding serta lokasi yang berdekatan dengan habitat nyamuk.

Kemudian di setiap arena yang menggelar pertandingan pada pagi hingga sore, difogging minimal sepekan sekali."Kecuali kalau ada pertandingan malam. Maka setiap hari dua sampai tiga jam sebelum pertandingan dimulai kita fogging dulu," ujar Didik Budijanto.

 

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...

Komentar

Terkait


Pengunjung berfoto di replika perahu puncak pemancar Polimak, Kota Jayapura, Papua, Senin (20/9/21). Puncak pemancar polimak dikenal dengan ?Puncak Jayapura City salah satu destinasi wisata untuk melihat panorama Kota Jayapura dan Samudra Pasifik dari ketinggian yang menjadi daya tarik PON Papua kluster Kota Jayapura.

PON Bisa Jadi Momentum Dongkrak Pariwisata Papua

Atlet sepatu roda putri DKI Jakarta memacu kecepatan saat uji coba lintasan di Venue Sepatu Roda Buper Waena, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (18/9/2021). Tim sepatu roda DKI Jakarta menargetkan 12 medali emas pada PON Papua.

Cabang Sepatu Roda PON Papua Diikuti 16 Provinsi

Bupati Mimika, Papua Eltinus Omaleng.

Bupati Mimika Berharap Kehadiran PON Bisa Berdampak Positif

Pesepak takraw Leni berlatih mandiri di Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (15/6/2020). Sejak Maret 2020 Leni dan saudara kembarnya, Lena berlatih secara mandiri saat masa pandemi COVID-19 untuk menjaga kondisi mereka agar dapat tampil maksimal dalam Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua dan meningkatkan prestasi dalam Sea Games 2021 Vietnam

Sepak Takraw Jambi Raih Perunggu

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Dra. Prasinta Dewi, M.A.P membagikan masker kepada penjual/toko di sekitaran mal Diana Shopping center kota Timika (26/9).

BNPB Terus Siapkan Relawan untuk Penguatan Prokes PON Papua

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image