Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Twitter akan Buat 2 Fitur Baru untuk Batasi Balasan Tweet

Senin 27 Sep 2021 08:05 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Dwi Murdaningsih

Twitter

Twitter

Foto: Reuters
Fitur Filter dan Limit akan menyembunyikan balasan yang berpotensi menyinggung.

REPUBLIKA.CO.ID, KALIFORNIA -- Twitter mencari masukan tentang dua fitur potensial baru. Fitur potensial ini yang dapat memberi pengguna lebih banyak kontrol atas nada dan kualitas balasan tweet mereka.

Fitur Filter dan Limit, seperti yang dibagikan oleh perancang Twitter Paula Barcante, akan menyembunyikan balasan yang menyinggung atau berbahaya atau mencegah pelanggar berulang untuk membalas sama sekali.

Baca Juga

Berdasarkan gambar konsep yang dibagikan Barcante, Twitter akan mendeteksi apakah Anda menerima balasan berbahaya atau tidak dan kemudian meminta untuk mengaktifkan Filter atau Limit.

“Jika Anda mengaktifkan Filter, balasan yang berpotensi berbahaya untuk Tweet Anda tidak akan ditampilkan kepada Anda atau orang lain,” tulis Barcante, dilansir dari The Verge, Ahad (26/9). Dengan mengaktifkan Limit, akun dengan riwayat ofensif atau tweet berulang yang tidak diundang akan dicegah untuk membalas sama sekali.

Konsep Twitter cukup terbuka tentang apakah Anda mengaktifkan Filter atau Limit. Dalam kasus tweet yang difilter, mereka masih muncul untuk orang yang membalas, dengan teks tambahan yang mengatakan: “Balasan itu hanya dapat dilihat oleh Anda”.

Untuk akun dengan fitur Limit diaktifkan, Twitter akan menampilkan peringatan yang menjelaskan bahwa Limit balasan aktif dengan tautan untuk mempelajari lebih lanjut.

Barcante mencatat bahwa Twitter juga mempertimbangkan untuk mengizinkan pengguna meninjau tweet yang terperangkap di salah satu fitur, jika pengguna tidak setuju dengan keputusan otomatis twitter dan ingin memperbaikinya.

Filter dan Limit terdengar lebih berguna daripada, katakanlah, Fleets. Sangat mudah untuk membayangkan mengaktifkan pengaturan tersebut sebagian besar dapat mencegah penyalahgunaan rasis yang dapat dialami pengguna yang sangat terlihat di platform.

Twitter juga mencari cara lain untuk melindungi pengalaman pengguna, seperti menambahkan kemampuan untuk menyembunyikan tweet lama atau memilih siapa yang akan melihat tweet sebelum Anda mengirimnya. Barcante tidak memberikan batas waktu kapan itu mungkin terjadi.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA