Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Paul Munster: Lawan Persebaya Laga yang Sulit

Sabtu 25 Sep 2021 00:03 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Israr Itah

Sejumlah pemain Bhayangkara FC bersama ofisial melakukan selebrasi usai mencetak gol dalam pertandingan lanjutan BRI Liga 1-2021/2022 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (24/9). Dalam pertandingan tersebut Bhayangkara FC berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya dengan Skor 1-0. Foto: Republika/Abdan Syakura

Sejumlah pemain Bhayangkara FC bersama ofisial melakukan selebrasi usai mencetak gol dalam pertandingan lanjutan BRI Liga 1-2021/2022 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (24/9). Dalam pertandingan tersebut Bhayangkara FC berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya dengan Skor 1-0. Foto: Republika/Abdan Syakura

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Bhayangkara FC mengalahkan Persebaya dengan skor tipis 1-0.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bhayangkara FC menang tipis 1-0 atas Persebaya Surabaya pada laga pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022. Gol tunggal Anderson Salles mengamankan tiga poin bagi Bhayangkara FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (24/9) malam.

Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster mengakui lawan Persebaya jadi laga tersulit bagi timnya. Dia mengaku sudah memprediksi hal ini sebelumnya.

Baca Juga

"Saya sudah tahu dari awal ini akan jadi laga sulit. Persebaya tim besar dan saya tahu laga ini akan menguras fisik dan mental dan itu yang terjadi," kata Paul usai laga.

Paul bersyukur timnya bukan hanya menang tapi juga mencatatkan cleansheet. Kemenangan ini dinilai Paul pantas didapatkan oleh pemainnya.

Meski menang, Paul tetap melihat ruang untuk perbaikan dalam timnya. Menurutnya, akan ditemukan berbagai kesalahan ketika menonton ulang pertandingan.

"Kami yang penting kami konsisten agar dapat poin dan cleansheet. Ini jadi modal kami untuk pertandingan berikutnya," kata Paul.

Dalam laga ini, tidak ada dua nama mantan pemain Persebaya, Hansamu Yama dan Andik Vermansah, dalam skuad Bhayangkara. Pelatih asal Irlandia Utara itu mengatakan, absennya dua pemain tersebut adalah kebutuhan tim.

"Untuk alasan tidak memainkan keduanya itu murni untuk kebutuhan taktik saja," kata Paul.

Pada saat yang sama, pemain Bhayangkara FC Ruben Sanadi mengaku bersyukur atas hasil itu. Kemenangan itu membawa Bhayangkara naik ke posisi dua klasemen sementara dengan sepuluh poin, hanya kalah perhitungan gol dari Bali United di puncak.

"Kami sebagai pemain tetap fokus kerja keras, apa yang diterapkan di latihan dan taktik yang diberikan pelatih," kata Ruben.

Ruben pun mengingatkan rekan satu timnya harus tetap rendah hati pada laga selanjutnya. Menurutnya, kemenangan ini modal yang bagus untuk laga melawan Persik Kediri pada 29 September mendatang.

"Kami harus terus konsisten satu musim ini kalau ingin menuju papan atas. Saya bilang sekali lagi untuk tetap kompak, tetap rendah hati dan bersama-sama untuk kompetisi tahun ini," kata Ruben.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA