Saturday, 17 Rabiul Awwal 1443 / 23 October 2021

Saturday, 17 Rabiul Awwal 1443 / 23 October 2021

Seperti Apa Kesederhanaan Istri-Istri Nabi Muhammad SAW?

Jumat 24 Sep 2021 19:50 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Nashih Nashrullah

Istri Nabi Muhammad SAW hidup dalam kesederhanaan. Ilustrasi Rasulullah

Istri Nabi Muhammad SAW hidup dalam kesederhanaan. Ilustrasi Rasulullah

Foto: Republika/Mardiah
Istri Nabi Muhammad SAW hidup dalam kesederhanaan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kesederhanaan Rasulullah SAW telah banyak dikisahkan dalam berbagai riwayat yang menjadi teladan bagi Umat Islam. Tapi bagaimanakah kehidupan para istri-istri Nabi Muhammad SAW? 

Dilansir dari Masrawy, pendakwah Islam, Syekh Muhammad Abu Bakar dalam sebuah program televisi mengatakan kehidupan para istri-istri Nabi tentunya juga menjadi teladan bagi umat. Terlebih bagi para Muslimah dalam menjalani kehidupan rumah tangga. 

Baca Juga

Menurutnya, dalam sebuah riwayat, Sayidah Aisyah mengatakan, pernah dalam suatu waktu tidak ada makanan untuk dimasak di rumahnya. “Suatu ketika, pernah bulan berganti bulan, berganti bulan, berganti bulan tidak pernah ada api di rumah Rasulullah SAW, atau selama tiga bulan tidak memasak,”katanya 

“Sesungguhnya Rasulullah tidak pernah kenyang kecuali dengan hanya memakan kurma dan air. Dan menjadi suatu pemborosan jika makan dua kali dalam satu malam,” kata Aisyah dalam sebuah riwayat.   

Kesederhanaan istri Nabi tentunya mengikuti cara hidup yang dilakukan Rasulullah SAW. Dalam suatu riwayat, istri nabi terbiasa tidur hanya dengan kain selimut kecil untuk menghangatkan diri dari dinginnya hawa malam. 

“Ketika kita melihat kehidupan istri-istri Nabi Muhammad SAW, mereka akan menutupi tubuhnya dengan hanya sedikit saja bagian tubuh yang tertutup (karena kecilnnya). Dan mereka tetap akan merasa seperti memiliki seluruh nikmat dunia,” jelasnya. 

Setelah turun surat Al-Ahzab ayat 28, istri-istri Nabi tidak pernah lagi meminta tambahan nafkah kepada Rasulullah SAW meski tahu suaminya serorang pemimpin umat. 

Mereka tidak memberatkan suaminya dengan permintaan harta benda. Mereka tinggal di dalam rumah-rumah di sekitar Masjid Nabawi yang telah disiapkan untuk mereka.

 

Sumber: masrawy 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA