Thursday, 15 Rabiul Awwal 1443 / 21 October 2021

Thursday, 15 Rabiul Awwal 1443 / 21 October 2021

Polisi Sumbar Tembak Pencuri Kios Warga

Jumat 24 Sep 2021 13:54 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ilustrasi Ditangkap Polisi

Ilustrasi Ditangkap Polisi

Foto: Republika/Mardiah
Pelaku mencuri barang dagangan kios warga dengan kerugian hingga Rp 100 juta.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatra Barat (Sumbar) membekuk dengan menembak kaki ARD alias Uncu (25) terduga maling yang menguras isi kios warga di Jalan Proklamasi, Kelurahan Ganting Parak Gadang, pada Jumat (13/8). Petugas terpaksa melumpuhkan pelaku dengan menembak bagian kaki, karena berusaha melawan saat hendak ditangkap pada Kamis (24/9), sekitar pukul 22.00 WIB.

"Saat hendak ditangkap yang bersangkutan melawan dan berusaha melarikan diri, sehingga diambil tindakan tegas dan terukur," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta PadangKompol Rico Fernanda, di Padang, Jumat.

Baca Juga

Ia mengatakan ARD yang merupakan warga Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Rico menjelaskan kasus yang menjerat ARD terjadi pada Jumat (13/8), saat ia memasuki kios di Jalan Tarandam lewat atap.

Setelah berhasil masuk, tersangka langsung mengambil sejumlah barang dagangan yang ada di dalam kios berupa beras, rokok, minyak goreng, gula, ikan sarden, dan lain-lain yang membuat korban rugi sekitar Rp100 juta. Setelah itu, ARD langsung mengangkut barang dari kios menggunakan becak motor untuk kabur.Kini kendaraan itu telah diamankan sebagai barang bukti beserta dua karung beras.

Kepada pihak kepolisian, tersangka ARD mengaku bahwa dirinya telah melakukan pencurian sebanyak tiga kali di beberapa tempat."Saat interogasi, tersangka mengaku telah melakukan pencurian sebanyak tiga kali, kami terus mengembangkan kasus nya," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA