Saturday, 17 Rabiul Awwal 1443 / 23 October 2021

Saturday, 17 Rabiul Awwal 1443 / 23 October 2021

Barcelona dan Madrid Tolak La Liga Kerja Sama dengan Swasta

Jumat 24 Sep 2021 13:15 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas.

Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas.

Foto: EPA-EFE/Víctor Lerena
Tebas menilai penolakan Barca dan Madrid itu terkait dengan Liga Super Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Presiden La Liga Spanyol Javier Tebas menyebut penentangan Barcelona dan Real Madrid terhadap kesepakatan La Liga dengan perusahaan ekuitas swasta CVC, terkait dengan Liga Super Eropa. Bulan lalu, CVC mengumumkan telah membeli 11 persen saham dalam hal audiovisual selama 50 tahun ke depan seharga 2,1 miliar euro.

Kesepakatan itu ditolak oleh Barcelona, Real Madrid, dan Athletic Bilbao. Sementara, 39 anggota La Liga lainnya menerima. Dalam KTT Sepak Bola Dunia hari ini, Tebas mengatakan kalau dirinya harus percaya pada demokrasi dan saran. Setiap klub memiliki satu suara dan itu tidak bergabung dan tergantung pada aset.

Karena itu Tebas akan tetap merujuk pada mayoritas klub yang menerima kesepakatan tersebut. ''Jika Anda melihat mengapa mereka menentang ini, maka itu karena mereka bekerja untuk proyek Liga Super, yang akan merusak liga nasional. Jadi bagaimana mereka bisa mendukung pertumbuhan La Liga?'' ujar Tebas dikutip dari The Athletic, Jumat (24/9).

Dalam pernyataan bersama pada Agustus lalu, tiga klub yang menentang tersebut menyatakan, kesepakatan itu diadopsi dalam kerangka prosedur yang sangat tidak teratur. Mereka juga menuding La Liga tidak menghormati jaminan minimal yang diperlukan untuk tujuan ini, terutama dalam kesepakatan yang penting.

''Komite ekonomi klub mempresentasikan sebuah studi yang menyimpulkan bahwa perjanjian itu tidak masuk akal bagi Barcelona, tidak untuk biayanya, atau remunerasi yang akan diterimanya, durasi atau jenis kewajiban yang menyertainya,'' kata pihak Barcelona.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA