Jumat 24 Sep 2021 08:35 WIB

Traveloka dan Garuda Luncurkan Fasilias Tambahan 

Fasilitas itu diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat melakukan perjalanan.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Fuji Pratiwi
Traveloka dan Garuda Indonesia meluncurkan program loyalitas Traveloka Garuda Flyers Club di Jakarta, Kamis (23/9).
Foto: Istimewa
Traveloka dan Garuda Indonesia meluncurkan program loyalitas Traveloka Garuda Flyers Club di Jakarta, Kamis (23/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Traveloka dan maskapai Garuda Indonesia berkolaborasi meluncurkan fasilitas tambahan dengan nama Jam Terbang Garuda. Program tersebut berlangsung sejak Kamis (23/9) hingga 3 Oktober 2021. 

"Program Jam Terbang Garuda merupakan salah satu manifestasi akan komitmen kami sebagai lifestyle super app untuk melahirkan produk, fitur, dan inovasi yang relevan bagi kebutuhan konsumen yang terus berkembang," kata Co-Founder Traveloka Albert dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (24/9). 

Baca Juga

Dia menjelaskan, dengan adanya program tersebut konsumen dapat menikmati potongan harga tiket pesawat, airport transfer di kota tujuan, dan akses airport lounge di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan kerja sama dengan pihak pengelola bandara. Albert mengharapkan ragam fasilitas tambahan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat melakukan perjalanan. Dengan begitu dapat memberikan kontribusi positif terhadap pemulihan sektor perjalanan dan pariwisata Tanah Air.

Selama era pandemi, lanjut Albert, data internal Traveloka menunjukkan, keamanan dan kenyamanan merupakan dua aspek yang sangat krusial bagi konsumen. "Ini menjadi faktor penentu mereka dalam melakukan perjalanan," ungkap Albert. 

Untuk itu dia menegaskan Traveloka secara konsisten terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya kerja sama denhan Garuda Indonesia untuk menghadirkan layanan yang dibutuhkan dan tepat guna bagi konsumen. 

"Diharapkan tak hanya memudahkan konsumen, tapi juga menciptakan permintaan pasar sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional khususnya di sektor perjalanan dan pariwisata di Indonesia," jelas Albert. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement