Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Warga Hilang di Bukit Kendil Merapi Belum Ditemukan

Jumat 24 Sep 2021 07:18 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Agus Yulianto

Warga beristirahat usai mencari rumput di lereng Gunung Merapi. (Ilustrasi)

Warga beristirahat usai mencari rumput di lereng Gunung Merapi. (Ilustrasi)

Foto: ANTARA/Hendra Nurdiyansyah
Setidaknya, ada 35 warga yang melakukan pencarian dan Selomiyo masih belum ditemukan.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Warga Cangkringan, Kabupaten Sleman, Selomiyo (35) yang hilang di Bukit Kendil, masih belum ditemukan. Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta, Lalu Wahyu Effendi mengatakan, Selomiyo hilang setelah pamit untuk naik Gunung Merapi.

Berdasarkan keterangan keluarga dan warga setempat, Wahyu menjelaskan, Selomiyo meninggalkan rumah sudah sejak 21 September 2021 lalu sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, pada pukul 10.00 WIB, keluarga dan warga berinisiatif mengikuti Selomiyo.

Pada pukul 11.00 WIB, Selomiyo terlihat di arah Bukit Kendil dan Bukit Kukusan. Warga pun terus melakukan penyisiran pada pukul 13.00-15.30 WIB.

Warga pun sempat memanggil dan Selomiyo saat itu masih menjawab. Namun, kata Wahyu, setelah itu terjadi hujan deras dan kabut tebal.

Pada Rabu (22/9), warga pun kembali melakukan pencarian hingga ke Bukit Kendil. Setidaknya, ada 35 warga yang melakukan pencarian dan Selomiyo pun masih belum ditemukan.

Sehingga, warga pun melaporkan BPBD Kabupaten Sleman dan diteruskan ke Kantor Basarnas Yogyakarta. Wahyu menyebut, pihaknya langsung memberangkatkan satu tim SAR gabungan. 

Di hari pertama pencarian, tim SAR dilengkapi dengan jungle rescue. Namun, di hari pertama pencarian tersebut, Selomiyo masih belum ditemukan setelah dua hari meninggalkan rumah. 

Pencarian oleh tim SAR ini hanya dilakukan hingga pukul 18.00 WIB karena terjadi hujan dan kabut di lokasi pencarian. Karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, pencarian pun dihentikan sementara dan dilanjutkan keesokan harinya yakni Kamis (23/9).  

"Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian kari kedua ini melibatkan kurang lebih 60 personil tabungan dari berbagai unsur," kata Wahyu dalam keterangan resminya, Kamis (23/9).

Pada pencarian di hari kedua oleh tim SAR, Selomiyo juga masih belum ditemukan. Humas Kantor Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto mengatakan, pencarian di hari kedua ini dilakukan hingga pukul 17.30 WIB.

Pipit menyebut, warga Sleman yang hilang ini merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). "Survivor ada gangguan jiwa dan pencarian akan dilanjutkan besok pagi," kata Pipit.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA