Saturday, 27 Syawwal 1443 / 28 May 2022

Sektor Logistik Dongkrak Kinerja ASDP

Kamis 23 Sep 2021 14:25 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha

Kapal Motor Penumpang (KMP) Jokotole melintas di Selat Madura, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (23/7/2021). Sektor logistik berhasil mendongkrak kinerja PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selama masa pandemi Covid-19.

Kapal Motor Penumpang (KMP) Jokotole melintas di Selat Madura, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (23/7/2021). Sektor logistik berhasil mendongkrak kinerja PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selama masa pandemi Covid-19.

Foto: ANTARA/Didik Suhartono
Meski jumlah penumpang dan kendaraan turun drastris, layanan logistik masih normal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sektor logistik berhasil mendongkrak kinerja PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selama masa pandemi Covid-19. Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi mengatakan meskipun jumlah penumpang dan kendaraan penumpang menurun drastis namun layanan logistik masih beroperasi normal. 

Ira menuturkan ASDP tetap melayani secara penuh truk logistik yang membawa barang kebutuhan untuk tetap menjaga pasokan di daerah tetap stabil. "Layanan sektor logistik inilah yang masih menopang produksi penyeberangan ASDP selama pandemi Covid-19," kata Ira dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (23/9). 

Baca Juga

Dia menjelaskan, sepanjang semester I 2021, ASDP melayani 3,23 juta kendaraan logistik. Ira mengatakan, angka tersebut menumjukkan peningkatan sekitar 13,3 persen bila dibandingkan periode sama 2020 yang hanya sebanyak 2,80 juta kendaraan logistik yang terdiri dari kendaraan golongan IVB,VB, VIB, VII dan VIII.

Sedangkan untuk barang, kata Ira, ASDP berhasil mengangkut hingga 465 ribu ton. "Ini mencapai 82 persen dari target RKAP 2021 sebanyak 565 ribu ton barang dan naik 18 persen dari realisasi periode yang sama pada 2020 sebanyak 395 ribu ton," jelas Ira. 

Ira menambahkan, sejak 2020 tren penumpang maupun kendaraan penumpang yang menggunakan kapal ferry mengalami penurunan cukup drastis dibandingkan 2019 sebelum kasus Covid-19 melanda Indonesia. Pemicunya, kata Ira, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bahkan sempat menutup layanan untuk penumpang secara total pada masa pandemi Covid-19 pada awal 2020 yang berdampak pada berkurangnya mobilitas masyarakat. 

Meskipun begitu, Ira optimistis ASDP tetap bertahan karena kinerja angkutan logistik yang baik. "ASDP optimistis tetap bertahan di tengah pandemi dengan terus menghadirkan layanan prima utamanya terhadap sektor logistik yang menjadi penopang kinerja perusahaan," ungkap Ira.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA