Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

PWNU Sumsel Usul Muktamar Digelar Tahun 2022

Kamis 23 Sep 2021 09:39 WIB

Red: Agung Sasongko

(ilustrasi) logo nahdlatul ulama

(ilustrasi) logo nahdlatul ulama

Foto: tangkapan layar wikipedia
Pertimbangkan keselamatan, PWNU Sumsel usul Muktamar digelar tahun 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan, KH Amiruddin Nahrawi (Cak Amir) mengusulkan agar Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung digelar pada 2022. Cak Amir menyebut usulan tersebut mempertimbangkan alasan hifdzun nafs atau melindungi nyawa dan keselamatan para kiai.

Usulan tersebut akan dibawa untuk menjadi pembahasan utama dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, pada 25-26 September 2021. 

Baca Juga

“Saya mengharapkan untuk keselamatan bangsa Indonesia, muktamar jangan diadakan dulu di 2021 karena ini dalam tahap PPKM ke depan. Jadi kita harus menjaga dan melindungi nyawa, hifdzun nafs,” kata Cak Amir, Selasa (21/9).

Menurutnya, perhelatan Muktamar NU yang melibatkan pengurus cabang se-Indonesia membutuhkan persiapan yang matang sehingga tidak mungkin apabila forum permusyawaratan tertinggi NU itu dilaksanakan dalam waktu dekat.

Ditambah, ada prediksi akan terjadi gelombang kedua Covid-19 dan lonjakan kasus tinggi pada Desember mendatang. Ia mengingatkan agar jangan sampai gelaran muktamar menjadi penyebab dari lonjakan kasus Covid-19 dan menyebabkan klaster baru penularan virus. 

“Para ketua PCNU pasti akan datang di tempat muktamar dan itu pasti timbul keramaian. Artinya, NU sebagai organisasi terbesar harus memberi contoh yang baik agar tidak menurunkan marwah NU,” terang Cak Amir. 

Baca juga : PWNU Kaltara Usulkan Pelaksanaan Muktamar Diundur

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA