Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Kehidupan Muslim Swiss di Bawah Bayang-Bayang Tragedi 9/11

Kamis 23 Sep 2021 01:49 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Agung Sasongko

 Para penyembah Muslim yang mengenakan topeng pelindung wajah sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran antrian coronavirus COVID-19 di depan Masjid Jenewa, juga dikenal sebagai Masjid Petit-Saconnex, untuk sholat pertama setelah pembukaan kembali Masjid di Jenewa, Swiss, 1 Juni 2020.

Para penyembah Muslim yang mengenakan topeng pelindung wajah sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran antrian coronavirus COVID-19 di depan Masjid Jenewa, juga dikenal sebagai Masjid Petit-Saconnex, untuk sholat pertama setelah pembukaan kembali Masjid di Jenewa, Swiss, 1 Juni 2020.

Foto: EPA-EFE/SALVATORE DI NOLFI
Komunitas Muslim Swiss hidup di bawah bayang-bayang tragedi 9/11

IHRAM.CO.ID, BERN -- Maymunah Ahmed hanya salah satu perempuan Muslim di ibu kota Swiss, Bern. Dia mengenakan jubah abaya dan hijab hijau tua yang dikenakannya tetap menjadi pemandangan yang tidak biasa di ibu kota Swiss itu.

Baca Juga

"Pulanglah, buka jilbabmu. Saya telah mengalami semuanya," kata Maymunah mengenang apa yang dialaminya, dilansir

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA