Rabu 22 Sep 2021 15:59 WIB

Anak-Anak Desa Yoboi Mengidolakan Menteri Sandiaga Uno

Anak-anak kampung tersebut termotivasi untuk bisa menjadi menteri seperti Sandi.

Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno bersama anak-anak kampung Yoboi, Papua.
Foto: Istimewa
Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno bersama anak-anak kampung Yoboi, Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA - - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno banyak mendapatkan pujian dari masyarakat Kampung Yoboi, Distrik Sentani, Papua. Apalagi, Sandiaga adalah menteri pertama yang mengunjungi daerah tersebut. 

Mama Hani salah satu warga kampung Yoboi mengaku, sangat senang Sandiaga mau datang ke kampungnya yang cukup jauh dari Jakarta. Dia menuturkan, kalau Sandi adalah pemimpin yang luar biasa karena sudah datang ke kampung Yoboi.

“Saya sangat senang bapak mau datang ke kampung kami,” ujarnya. Bahkan, dengan datangnya Sandiaga Uno ke Kampung Yoboi membuat anak-anak kampung tersebut termotivasi untuk bisa menjadi Menteri seperti Sandi.

Selama ini, ungkap Mama Hani, tidak ada Menteri yang pernah datang ke kampung unik tersebut. Dengan adanya Sandi yang berkunjung, dia berharap, kampung Yoboi bisa mendaparkan perhatian dari Pemerintah Pusat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengunjungi Kampung Yoboi di Distrik Sentani, Jayapura, Papua. Sandiaga menjadi menteri pertama yang mengunjungi dan berlama-lama di kampung terapung penerima Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 itu.

“Ini pertama kali ada seoarang menteri yang datang dan berlama-lama dengan masyarakat di kampung. Sebelumnya tidak pernah terjadi seperti ini," ujar Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, dalam keterangannya yang Republika.co.id, Rabu (22/9).

Pada kesempatan itu, Sandiaga Uno menyatakan, kampung terapung tersebut pantas masuk ke dalam daftar tersebut karena keunggulan alam, kuiliner, kriya, hingga budayanya. "Dengan berbagai keunggulan mulai dari alam, kuliner, kriya hingga budayanya, Kampung Yoboi memang pantas masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik Indonesia," ujar Sandiaga. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement