Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Mengapa Roh Keluar dari Jari Kaki Saat Dicabut dari Tubuh?

Rabu 22 Sep 2021 05:45 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Nashih Nashrullah

Roh akan keluar dari arah jari kaki manusia dengan sekejap. Ilustrasi kematian

Roh akan keluar dari arah jari kaki manusia dengan sekejap. Ilustrasi kematian

Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Roh akan keluar dari arah jari kaki manusia dengan sekejap

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Proses kematian atau keluarnya roh  dari tubuh dijelaskan dari berbagai riwayat dimulai dari jari-jari kaki. Seseorang baru benar-benar meninggal saat roh telah keluar dari bagian terakhir, yakni kerongkongan.  

Rentetan proses ini kemudian menimbulkan pertanyaan, mengapa dimulai dari jari kaki? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari Elbalad, Selasa (21/9).

Baca Juga

Saat roh  seseorang hendak dicabut, Allah SWT memerintahkan malaikat pencabut nyawa untuk mengeluarkan roh  tersebut mulai dari kakinya. Proses pencabutan nyawa dijelaskan sama dengan proses memasukan roh ke jasad, yakni dari kakinya. 

Alasan lain adalah karena jika roh  dikeluarkan melalui kepala terlebih dahulu, orang tersebut tentu akan bisa kabur atau lari dan melakukan gerakan yang bisa melukai dirinya sendiri. Alasan ini yang menurut ulama, pencabutan roh  melalui jari kaki menjadi salah satu bentuk rahmat Allah SWT.  

Berapa lama waktu roh  dicabut? Dalam surat Al Waqiah dijelaskan tentang proses keluarnya roh  dari jasad. Gambaran jelasnya seperti yang dijelaskan dalam Al Waqiah ayat 83-85:

فَلَوْلا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ (83) وَأَنْتُمْ حِينَئِذٍ تَنْظُرُونَ (84) وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلَكِنْ لَا تُبْصِرُونَ (85)

Artinya: “Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal ketika itu kamu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tetapi kamu tidak melihat,”

Adapun lama waktu keluar roh  bisa sebentar dan juga bisa dalam periode yang panjang dari beberapa hari hingga bulan. Hal ini bergantung dari amal kebaikan dan kondisi keagamaan seseorang. Jika amalnya baik, maka sakaratul mautnya akan mudah dan cepat. Allah SWT Berfirman:

يَٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفْسُ ٱلْمُطْمَئِنَّةُ  ٱرْجِعِىٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً فَٱدْخُلِى فِى عِبَٰدِى وَٱدْخُلِى جَنَّتِى

Artinya: "Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku. Masuklah ke dalam surga-Ku." (QS Al Fajr 27-30). 

 

Sumber: elbalad

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA