Friday, 16 Rabiul Awwal 1443 / 22 October 2021

Friday, 16 Rabiul Awwal 1443 / 22 October 2021

Giring Sebut 'Kebohongan Anies', Ini Respons Wagub DKI

Rabu 22 Sep 2021 04:26 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan, Haura Hafizhah/ Red: Ratna Puspita

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Foto: Republika/Flori Sidebang
Riza mengatakan, tidak bijak menuduh, apalagi dilakukan oleh pemimpin partai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespons pernyataan Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha yang menyebut Gubernur DKI Anies Baswedan, melakukan kebohongan. Riza mengingatkan Giring untuk menggunakan kata-kata bijak dan hati-hati.

"Jangan saling menyalahkan satu sama lain sesama anak bangsa," ujar Riza saat ditemui di Balai Kota DKI, Selasa (21/9).

Baca Juga

Sebagai generasi muda dan elite partai, ia mengatakan, Giring perlu menunjukkan sikap baik. "Generasi muda harus menunjukkan sikap yang baik, antara tutur kata perbuatan itu harus sama," kata dia.

BACA JUGA: Riza Ingatkan Giring untuk Bijak Berkomentar

Sebab itu, dia meminta, semua pihak sebaiknya bisa bersinergi membangun bangsa dan tidak melontarkan tuduhan. "Tidak boleh saling menyalahkan, apalagi menuduh satu sama lain. Saya kira tidak bijak apalagi dilakukan oleh pimpinannya (PSI)" ungkap dia. 

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha melontarkan kritik terkait rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menggelar Formula E. Menurut Giring, penyelenggaraan Formula E adalah contoh paling lugas dan jelas dari kebohongan Anies selama memimpin DKI.

"Pada saat rakyat DKI kehilangan pekerjaan, ada anggota keluarga meninggal atau bahkan terkena Covid-19, uang pajak mereka justru dipakai untuk acara balapan Mobil Formula E," kata Giring di Jakarta, Selasa (21/9).

BACA JUGA: Dijemput Brigjen Junior, Warga yang Ditahan Polisi Bebas

Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin mengatakan, pernyataan Giring merupakan upaya PSI mencari panggung. "PSI sedang membesarkan diri dan cari panggung dengan cara menghajar tokoh yang memang dari dulu hingga kini tidak disukainya. Itu pilihan PSI. Apa yang dilakukan Anies seolah olah semuanya salah. Seolah-olah Anies juga tidak ada benarnya. Mengatakan Anies sebagai seorang pembohong itu sebuah kenaifan bagi PSI. Semua tokoh siapapun dia, ada plus dan minusnya," katanya saat dihubungi Republika, Selasa (21/9).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA