Thursday, 25 Syawwal 1443 / 26 May 2022

India akan Lanjutkan Ekspor Vaksin Covid-19

Selasa 21 Sep 2021 08:21 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah

Orang-orang mengantre untuk mendapatkan vaksin COVID-19 selama perjalanan vaksinasi khusus oleh perusahaan kota di halte bus di Ahmedabad, India, Jumat, 17 September 2021.

Orang-orang mengantre untuk mendapatkan vaksin COVID-19 selama perjalanan vaksinasi khusus oleh perusahaan kota di halte bus di Ahmedabad, India, Jumat, 17 September 2021.

Foto: AP/Ajit Solanki
India sebelumnya menangguhkan ekspor vaksin guna memerangi infeksi varian Delta.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI – India akan melanjutkan ekspor vaksin Covid-19 pada Oktober. Selama lima bulan terakhir negara tersebut telah menangguhkan pengiriman vaksin ke luar negeri guna memerangi gelombang infeksi varian Delta.

Menteri Kesehatan India Mansukh Mandaviya mengungkapkan, lebih dari 300 juta dosis vaksin akan diproduksi pada Oktober. Sebanyak satu miliar dosis siap dipasok dalam tiga bulan mendatang. “India akan melanjutkan ekspor vaksin guna memenuhi komitmen India terhadap Covax,” ucapnya pada Senin (20/9).

Baca Juga

India, yang dijuluki sebagai “apotek dunia”, adalah pemasok utama Covax, yakni sebuah program berbagi vaksin di bawah naungan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Surplus pasokan vaksin akan digunakan untuk memenuhi komitmen kami terhadap dunia untuk perjuangan kolektif melawan Covid-19,” ujar Mandaviya.

India menghentikan ekspor vaksin pada April lalu. Saat itu, India sedang menghadapi gelombang ganas penyebaran Covid-19 varian Delta. Negara tersebut sempat menjadi pusat baru pandemi. Sejauh ini India masih menempati posisi kedua sebagai negara dengan kasus virus korona tertinggi di dunia.

India telah mencatatkan lebih dari 33,5 juta kasus Covid-19 dengan korban meninggal mencapai 445 ribu jiwa.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA