Saturday, 10 Rabiul Awwal 1443 / 16 October 2021

Saturday, 10 Rabiul Awwal 1443 / 16 October 2021

Ribuan KK di NTT Dapat Sambungan Listrik Gratis

Senin 20 Sep 2021 20:37 WIB

Red: Gita Amanda

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur mencatat sebanyak 1.373 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di NTT. (ilustrasi).

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur mencatat sebanyak 1.373 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di NTT. (ilustrasi).

Foto: PLN.
Sambungan gratis sebagai dukungan PLN meningkatkan kualitas hidup masyarakat di NTT

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur mencatat sebanyak 1.373 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di NTT mendapat bantuan penyambungan listrik gratis yang terealisasikan selama Juni-September 2021.

"Sambungan listrik gratis untuk warga ini sebagai bentuk dukungan PLN dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menggerakkan pembangunan daerah di NTT," kata Genera Manager PT PLN (Persero) UIW NTT Agustinus Jatmiko di Kupang, Senin (20/9).

Baca Juga

Ia menjelaskan penyambungan listrik secara cuma-cuma bagi 1.373 KK di NTT diwujudkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan total nilai bantuan Rp 1,5 miliar. Penerima bantuan ini, kata dia adalah masyarakat yang tersebar pada berbagai daerah di NTT termasuk di wilayah perbatasan RI-Timor Leste atau wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) lainnya.

Ia mengatakan melalui program ini, PLN hadir membantu warga yang kesulitan menyediakan biaya penyambungan listrik sehingga mereka bisa menikmati listrik PLN untuk menunjang berbagai aktivitas. Lebih lanjut, Agutinus mengatakan listrik merupakan bagian dari kebutuhan dasar masyarakat, oleh sebab itu PLN akan terus berupaya menggenjot pembangunan listrik ke desa-desa sehingga semua rumah warga bisa teraliri listrik.

Agustinus berharap dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah agar pembangunan kelistrikan terus berjalan lancar hingga menuju 100 persen rasio desa berlistrik maupun rasio elektrifikasi di NTT. "Kami berharap agar masyarakat juga tetap berkeja sama dengan PLN agar keduanya sama-sama saling menguntungkan," katanya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA