Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Muslim Arab Pertama Bintangi Serial Netflix Baru Grendel

Senin 20 Sep 2021 12:46 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah

Muslim Arab Pertama Bintangi Serial Netflix Baru Grendel. Abubakr Ali akan membuat sejarah Hollywood sebagai Muslim Arab pertama yang memerankan tokoh utama dalam serial adaptasi buku komik berjudul Grendel. Aktor berusia 30 tahun ini akan tampil sebagai pahlawan dengan nama Grendel.

Muslim Arab Pertama Bintangi Serial Netflix Baru Grendel. Abubakr Ali akan membuat sejarah Hollywood sebagai Muslim Arab pertama yang memerankan tokoh utama dalam serial adaptasi buku komik berjudul Grendel. Aktor berusia 30 tahun ini akan tampil sebagai pahlawan dengan nama Grendel.

Foto: CNN
Ali mengatakan dia berkomitmen mengangkat suara-suara lain di komunitas Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Abubakr Ali akan membuat sejarah Hollywood sebagai Muslim Arab pertama yang memerankan tokoh utama dalam serial adaptasi buku komik berjudul Grendel. Aktor berusia 30 tahun ini akan tampil sebagai pahlawan dengan nama Grendel.

"Grendel adalah identitas yang disamarkan dari Hunter Rose, seorang pemain anggar, penulis, dan pembunuh yang berusaha membalas kematian cinta yang hilang," kata Netflix dalam siaran pers dilansir dari CNN, Senin (20/9).

Baca Juga

Bagi Ali, peran tersebut merupakan tantangan yang ia sambut dengan baik. Ali bahkan ragu apabila kesempatan itu bisa datang lagi sehingga ia tidak bisa mengabaikannya.

"Saya sangat senang dengan kesempatan ini. Ada begitu banyak kemungkinan dengan ini. Ada begitu banyak emosi, fisik, dan psikologis yang ekstrem yang akan ditampilkan dalam pertunjukan, dan itu membutuhkan saya semua dengan cara yang sangat indah," katanya.

"Saya selalu berpikir saya tidak akan bisa memainkan apa pun di luar garis kiasan bahwa siapa pun yang Muslim atau Arab hanya dapat memainkan peran di mana mereka adalah Muslim yang baik yang berasimilasi ke dunia Barat dan membuktikan mereka adalah salah satu baik atau teroris," katanya.

"Belum ada ruang untuk peran seperti anti-pahlawan kompleks yang begitu rumit dan cacat tetapi juga indah dengan caranya sendiri. Dan peran ini adalah kesempatan sempurna untuk itu," ungkap Ali.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA