Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Monday, 12 Rabiul Awwal 1443 / 18 October 2021

Indonesia Dukung Pertanian Afrika Capai Target SDGs

Ahad 19 Sep 2021 12:39 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Fuji Pratiwi

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam sambutan pada Open Forum on Sustainable Agriculture, Italia, pada Jumat (17/9). Mentan dorong Kemitraan G20 dan negara-negara Afrika khususnya pencapaian SDGs

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam sambutan pada Open Forum on Sustainable Agriculture, Italia, pada Jumat (17/9). Mentan dorong Kemitraan G20 dan negara-negara Afrika khususnya pencapaian SDGs

Foto: Kementan
Indonesia mendukung Afrika dengan berbagi pengalaman mencapai ketahanan pangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak negara G20 meningkatkan peran sektor pertanian berkelanjutan dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama untuk Afrika. Dukungan untuk kawasan Afrika melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas petani dalam meningkatkan produksi pertanian dapat menciptakan ketahanan pangan global.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menekankan, negara G20 harus memegang peran penting dalam membangun lingkungan global yang kondusif. Peran itu untuk mendorong investasi di sektor pertanian serta memastikan perdagangan pangan dan pertanian yang adil dan lancar. Khususnya, untuk mendukung Afrika dalam pencapaian target SDGs 2030 yang kedua yaitu pengentasan kelaparan.

"Indonesia terus mendukung Afrika dengan berbagi pengalaman mengenai berbagai upaya Indonesia meningkatkan produksi pertanian dan pencapaian ketahanan pangan dan gizi," kata Syahrul dalam sambutan pada Open Forum on Sustainable Agriculture, Italia, pada Jumat (17/9).

Syahrul mendorong kemitraan G20 dan Afrika juga harus dapat memberikan dampak yang luas dengan menjadikan Afrika sebagai bagian dari solusi. Termasuk dengan pemanfaatan secara optimal potensi yang dimiliki Afrika. Dalam hal ini, kemitraan tersebut juga diharapkan sejalan dengan kebutuhan dan prioritas Afrika.

"Kawasan Afrika terus menghadapi tantangan yang cukup serius akibat perubahan iklim, bencana alam, hama, penyakit tanaman dan ternak lintas negara. Permasalahan ini diperberat dengan munculnya pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir," ucap Syahrul.

Sejarah kedekatan Afrika dengan Indonesia yang telah dibangun sejak KTT Asia Afrika tahun 1955. Sejak saat itu, Indonesia telah turut serta mengembangkan sektor pertanian di Afrika dan telah berlangsung hingga 2019 melalui pendirian Farmers Agriculture and Rural Training Center pada 1996 program kerja sama teknis dalam kerangka Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KKST) berupa pemberian bantuan alat dan mesin pertanian, pelatihan, pengiriman tenaga ahli dan kegiatan lainnya di 16 negara Afrika. 

Kerja sama KSST yang telah dilakukan oleh Indonesia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi negara lainnya untuk terus meningkatkan kemitraan dengan Afrika.

Sekedar informasi, Open Forum on Sustainable Agriculture diselenggarakan di Florence, Italia, tanggal 16 – 18  September 2021. Pertemuan tersebut merupakan side event pendahuluan dari Agriculture Ministerial Meeting G20 Italia yang akan dihadiri oleh Menteri Pertanian dan akan berlangsung dari tanggal 17-18 September 2021 di tempat yang sama.

 

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA