Ahad 19 Sep 2021 11:01 WIB

ISIS Klaim Serangan Terhadap Pipa Gas Suriah

Serangan tersebut menyebabkan pemadaman listrik di ibu kota Damaskus.

Rep: Fergi Nadira/ Red: Teguh Firmansyah
Gerakan ISIS (ilustrasi)
Foto: VOA
Gerakan ISIS (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap pipa gas di pembangkit listrik Deir Ali di Suriah, Sabtu (18/9) waktu setempat. Hal itu dikonfirmasi dalam pernyataan yang dirilis di akun Telegram yang berafiliasi dengan ISIS.

Pada Jumat (17/9) malam waktu setempat, sebuah serangan dengan alat peledak yang diletakan di sepanjang pipa gas alam mematikan listrik di beberapa negara tenggara Suriah. Menteri Listrik Suriah Ghassan al-Zamel mengatakan, serangan tersebut menyebabkan pemadaman listrik yang melanda ibu kota Damaskus, serta wilayah terdekatnya.

Baca Juga

Serangan pada Jumat malam itu menargetkan jaringan pipa yang memasok hampir 50 persen pembangkit listrik Suriah. al-Zamel mengatakan serangan menyebabkan penurunan tekanan transmisi dan mempengaruhi pembangkit listrik yang berbeda di negara itu.

"Pekerjaan pemeliharaan dimulai Sabtu pagi dan listrik telah pulih ke semua provinsi," kata al-Zamel Seperti dilansir laman The Washington Post, Ahad (19/9).

Namun dia memperingatkan bahwa pendistribusian listrik akan memakan tenaga sampai semua pekerjaan perbaikan selesai.

Sebuah pernyataan dari Kementerian Perminyakan menyebut serangan ini sebagai serangan teroris yang menargetkan pipa Gas Alam Arab di daerah Haran al-Awamid di Suriah selatan. Pipa tersebut merupakan bagian dari pipa ekspor gas transregional yang digunakan untuk membawa gas alam dari Mesir ke Yordania, Suriah dan Lebanon.

Ekspor berhenti sebelum perang Suriah, tetapi pipa telah diintegrasikan ke dalam jaringan negara itu. Selama konflik 10 tahun, infrastruktur minyak dan gas Suriah menjadi sasaran serangan berulang-ulang. Banyak ladang minyak sekarang berada di luar wilayah yang dikuasai pemerintah.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement