Friday, 16 Rabiul Awwal 1443 / 22 October 2021

Friday, 16 Rabiul Awwal 1443 / 22 October 2021

Truk Muatan Pengayoman IV Segera Dievakuasi

Ahad 19 Sep 2021 02:33 WIB

Red: Ratna Puspita

Petugas SAR gabungan melakukan operasi pencarian korban kecelakaan laut Kapal Pengayoman IV, di sekitar perairan Cilacap, Jateng.

Petugas SAR gabungan melakukan operasi pencarian korban kecelakaan laut Kapal Pengayoman IV, di sekitar perairan Cilacap, Jateng.

Foto: ANTARA/IDHAD ZAKARIA
Bangkai kapal Pengayoman IV juga akan dievakuasi.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kepala Kemenkumham Jawa Tengah Yuspahruddin mengatakan. truk yang diangkut kapal Pengayoman IV yang tenggelam di perairan utara Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, segera dievakuasi. "Posisi truk sudah didapat, nanti akan dievakuasi," kata Yuspahruddin dalam siaran pers di Semarang, Sabtu (18/9).

Setelah evakuasi, kata dia, jalur pelayaran bisa kembali lancar. Adapun untuk bangkai kapal Pengayoman IV, menurut dia, tetap juga akan dievakuasi.

Baca Juga

"Meski dari KSOP menyatakan tidak akan mengganggu pelayaran, tetap akan dievakuasi agar jalur pelayaran lancar," katanya.

Yuspahruddin menyampaikan terima kasih atas bantuan berbagai elemen dan pemangku kepentingan dalam proses penanganan evakuasi Pengayoman IV.

Sementara Kepala KSOP Kelas II Cilacap, Purgono, mengatakan, alur pelayaran perairan Nusakambangan cukup rendah, sekitar 10,4 meter. "Untuk kapalnya sendiri tidak mengganggu, tinggal posisi truk dan mobil yang harus dicari posisinya," katanya.

Ia berharap evakuasi kapal bisa berjalan lancar mengingat kondisi cuaca di sekitar perairan Nusakambangan masih cukup baik. Kapal Pengayoman IV tenggelam di perairan utara Pulau Nusakambangan dalam perjalanan dari Dermaga Wijayapura, Cilacap, menuju Dermaga Sodong, Pulau Nusakambangan, setelah terbalik akibat terhempas angin kencang pada Jumat (17/9) pagi.

Dua orang tewas dalam kejadian naas tersebut.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA