Saturday, 10 Rabiul Awwal 1443 / 16 October 2021

Saturday, 10 Rabiul Awwal 1443 / 16 October 2021

Sepuluh Kabupaten Kota di Jawa timur Berstatus PPKM Level 1

Sabtu 18 Sep 2021 17:50 WIB

Red: Bayu Hermawan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri)

Foto: Antara/Siswowidodo
Khofifah mengatakan sepuluh kabupaten kota di Jawa Timur berstatus PPKM level 1.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Sebanyak sepuluh kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur dinyatakan berstatus level 1 dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hal itu berdasarkan asesmen dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan bahwa berdasarkan data terakhir, saat ini ada sepuluh kabupaten kota berstatus PPKM level 1, 26 kabupaten kota level 2, dan dua lainnya masih pada level 3. "Untuk level satu di Jawa Timur, itu ada sepuluh kabupaten kota, level dua ada 26 kabupaten kota, dan tinggal dua yang masuk pada level tiga," kata Khofifah, Sabtu (18/9).

Baca Juga

Sepuluh kabupaten kota yang saat ini sudah berstatus level 1 PPKM tersebut adalah, Situbondo, Sidoarjo, Pasuruan, Pamekasan, Madiun, Lamongan, Kota Surabaya, Gresik, Bondowoso dan Banyuwangi. Sementara untuk wilayah yang ada pada PPKM level 2 adalah, Tulungagung, Tuban, Trenggalek, Sumenep, Sampang, Probolinggo, Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Magetan dan Lumajang.

Kemudian, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Batu, Kediri, Jombang, Jember, Bojonegoro, dan Blitar. Sementara yang masih berstatus PPKM level 3 adalah Kota Blitar dan Bangkalan. Khofifah menjelaskan, kondisi penyebaran virus Corona saat ini khususnya di wilayah Jawa Timur, dinilai sudah terkendali. 

Namun, diharapkan masyarakat terus bisa menerapkan protokol secara ketat agar tidak ada lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19. "Artinya, (Covid-19) sudah bisa terkendali. Oleh karena itu, saya mohon semua tetap jaga protokol kesehatan, dan tetap melakukan percepatan vaksinasi. Tidak boleh ada yang kendor," katanya.

Secara umum, lanjut Khofifah, di wilayah Jawa Timur sudah ada 37 kabupaten kota yang masuk dalam zona kuning atau wilayah dengan risiko rendah penyebaran virus Corona. Satu wilayah masih masuk dalam zona oranye, atau wilayah dengan risiko sedang, yakni Kota Blitar.

"Tinggal satu untuk zona oranye, adalah Kota Blitar. Tadi kami sudah melakukan koordinasi, mudah-mudahan Kota Blitar bisa membaik," ujarnya.

Tercatat, di wilayah Jawa Timur, secara keseluruhan ada sebanyak 392.615 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dari total tersebut, sebanyak 359.520 orang dilaporkan telah sembuh, 29.210 orang dinyatakan meninggal dunia dan sisanya berada dalam perawatan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA