Friday, 23 Rabiul Awwal 1443 / 29 October 2021

Friday, 23 Rabiul Awwal 1443 / 29 October 2021

Bantul Segera Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Sabtu 18 Sep 2021 00:14 WIB

Red: Nur Aini

Siswa mengikuti uji coba pertemuan tatap muka, ilustrasi

Siswa mengikuti uji coba pertemuan tatap muka, ilustrasi

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Sekolah tatap muka akan dilakukan dengan maksimal 50 persen dari kapasitas kelas

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, segera melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di sekolah dan lembaga pendidikan pada masa penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3.

"Keputusan Pak Gubernur, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bahwa mulai tanggal 20 September kita sudah menerapkan pembelajaran tatap muka untuk anak-anak sekolah sekalipun masih terbatas," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Jumat (17/9).

Baca Juga

Menurut dia, terbatasnya dalam kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah pada masa pandemi Covid-19 ini adalah jumlah maksimal 50 persen dari kapasitas ruang kelas, dan belajar di sekolah seminggu hanya dua kali pertemuan tatap muka."Namanya saja juga masih uji coba, ya ini (pembelajaran tatap muka) masih uji coba, sehingga kita ingin melihat ke depan dengan uji coba seperti itu adakah gangguan gangguan kesehatan, karena kan level kita sudah turun dari 4 ke Level 3," katanya.

Dia juga mengatakan, dalam penerapan PPKM Level 3 di Bantul ini, pemkab juga memberikan kelonggaran-kelonggaran, kegiatan masyarakat yang sebelumnya ditutup atau dilarang mulai dibuka secara simultan. "Kelonggaran kelonggaran ini pun kita harus lakukan secara hati hati, karena memang pandemi Covid-19 belum benar-benar berakhir, pengalaman di daerah lain bisa saja pandemi itu naik, kita tidak ingin terjadi di Bantul," katanya.

Bupati juga mengatakan, dengan kelonggaran aktivitas masyarakat termasuk sektor pendidikan itu nanti harapannya dapat mendorong pemulihan ekonomi masyarakat di sekitar lingkungan sekolah melalui usaha jualan dan menggeliatkan warung warung warga. "Ekonomi harus mulai kita buka, supaya pemulihan ekonomi itu tumbuh, dan pembukaan sekolah ini bisa menggerakkan roda perekonomian, artinya Pemkab Bantul menerima keputusan dan akan menerapkan uji coba PTM mulai tanggal 20 September," katanya.

Meski demikian, Bupati mengatakan, "Uji coba pelaksanaan PTM secara terbatas akan terus kita evaluasi, kita dampingi, jangan sampai PTM ini akan menggugah kembali pandemi Covid-19 yang sudah menurun di Bantul," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA