Friday, 16 Rabiul Awwal 1443 / 22 October 2021

Friday, 16 Rabiul Awwal 1443 / 22 October 2021

Etihad Lengang, Guardiola ke Suporter: Tolong Datang

Kamis 16 Sep 2021 20:43 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Ekspresi pelatih Manchester City Pep Guardiola saat laga melawan RB Leipzig.

Ekspresi pelatih Manchester City Pep Guardiola saat laga melawan RB Leipzig.

Foto: EPA-EFE/Andrew Yates
Laga City kontra hanya disambangin 38.062 penonton, dari kapasitas 50 ribu orang.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola mendesak lebih banyak pendukung untuk menghadiri pertandingan secara langsung setelah mengalahkan RB Leipzig 6-3 di Liga Champions, Kamis (16/9) dini hari WIB.  Itu adalah sepak bola yang menghibur di Stadion Etihad ketika City menindaklanjuti kemenangan 5-0 baru-baru ini atas Norwich dan Arsenal dengan pesta gol lainnya melawan bintang-bintang yang sedang naik daun di Bundesliga. 

Namun upaya yang dicetak oleh Nathan Ake, Nordi Mukiele (gol bunuh diri), Riyad Mahrez, Jack Grealish, Joao Cancelo, dan Gabriel Jesus hanya dilihat oleh 38.062 penonton di stadion, dari kapasitas 50 ribu lebih, dengan City kembali gagal menarik banyak penonton untuk pertandingan Liga Champions. 

Dinukil dari 90min, setelah pertandingan, Guardiola dengan riang mengundang lebih banyak pendukung untuk hadir secara langsung, dimulai dengan pertandingan akhir pekan ini melawan Southampton. 

"Saya akan mengatakan tiga pertandingan terakhir yang kami mainkan di sini kami mencetak 16 gol," kata Guardiola kepada BT Sport, Kamis (16/9). "Jadi saya ingin datang lebih banyak orang pada pertandingan berikutnya pada Sabtu, kami membutuhkan orang-orang pada Sabtu depan melawan Southampton. Tolong," ujarnya. 

Dia mengakui tim dari Ralph Hasenhuttl, manajer Southampton sangat berbahaya dengan kualitas pemain yang bagus. Dia menegaskan ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi City. 

"Makanya saya mengajak semua masyarakat kita untuk datang Sabtu depan, jam 3 sore, untuk menonton pertandingan," kata dia menegaskan. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA