Saturday, 29 Rabiul Akhir 1443 / 04 December 2021

Saturday, 29 Rabiul Akhir 1443 / 04 December 2021

Pesenam AS Kecam Penanganan Kasus Pelecehan oleh Dokter Tim

Kamis 16 Sep 2021 06:11 WIB

Red: Israr Itah

Mantan dokter tim senam Amerika Serikat Larry Nassar pada persidangan kasus pelecehan seksual di Michigan, Amerika Serikat, 24 Januari 2018.

Mantan dokter tim senam Amerika Serikat Larry Nassar pada persidangan kasus pelecehan seksual di Michigan, Amerika Serikat, 24 Januari 2018.

Foto: EPA-EFE/RENA LAVERTY
Empat pesenam putri AS kecewa respons kasus pelecehan oleh dokter Larry Nassar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesenam AS Simone Biles, McKayla Maroney, Aly Raisman, dan Maggie Nichols mengecam federasi senam AS, Komite Olimpiade AS, dan FBI saat bersaksi di hadapan Senat, Rabu (15/9). Mereka menilai ketiga badan itu gagal mengambil tindakan atas laporan pelecehan seksual yang dilakukan mantan dokter tim senam AS Larry Nassar, yang sudah dihukum 60 tahun penjara oleh pengadilan AS.

"Kami telah dikecewakan dan kami pantas mendapatkan jawaban," kata Biles yang berusia 24 tahun, peraih medali Olimpiade tujuh kali dan pesenam paling berprestasi dalam sejarah kejuaraan dunia, dikutip dari AFP.

Baca Juga

Sambil mengutuk kelambanan FBI, para pesenam itu melontarkan kata-kata kasar kepada pimpinan federasi senam AS (USA Gymnastics) dan Komite Olimpiade dan Paralimpiade AS (USOPC). Ia mengatakan mereka menderita dan terus menderita karena tidak seorang pun di FBI, USAG atau USOPC melakukan apa yang diperlukan untuk memberikan perlindungan.

Maroney, yang memenangi medali emas tim di Olimpiade London 2012, mengatakan dia telah melaporkan pelecehan yang dilakukan oleh Nassar ke FBI pada 2015. "Mereka membiarkan seorang penganiaya anak bebas selama lebih dari satu tahun. Mereka memiliki bukti yang legal dan sah tentang pelecehan anak dan tidak melakukan apa-apa," kata Maroney yang berusia 25 tahun kepada Komite Kehakiman Senat.

Nassar (58) menjalani hukuman seumur hidup setelah mengaku bersalah pada akhir 2017 dan awal 2018 karena melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak perempuan saat bekerja sebagai dokter spesialis kedokteran olahraga di USA Gymnastics dan Michigan State University (MSU). Ratusan perempuan, termasuk atlet Olimpiade, pesenam dan atlet perguruan tinggi, menuduh Nassar melakukan pelecehan seksual terhadap mereka selama lebih dari dua dekade kariernya. Biles, Maroney, Raisman dan Nichols diundang untuk bersaksi di depan komite Senat mengenai "pelalaian tugas FBI dalam kasus Nassar".

Nichols, yang meraih medali emas di Kejuaraan Senam Artistik Dunia 2015, mengatakan dia melaporkan pelecehan Nassar kepada pimpinan federasi senam AS pada 2015. "Saya dihantui oleh fakta bahwa bahkan setelah saya melaporkan pelecehan saya, begitu banyak perempuan dan anak perempuan harus menderita di tangan Larry Nassar. USAG, USOPC, semuanya telah mengkhianati saya dan mereka yang dilecehkan oleh Larry Nassar," kata Nichols yang berusia 24 tahun.

Direktur FBI Christopher Wray dan Inspektur Jenderal Departemen Kehakiman Michael Horowitz dijadwalkan untuk bersaksi di depan panel Senat, Rabu, dalam sesi terpisah. Departemen Kehakiman menulis laporan memberatkan yang diterbitkan pada Juli yang membahas penanganan FBI pada tuduhan terhadap Nassar. Ditemukan bahwa terlepas dari "sifat tuduhan yang sangat serius," pejabat senior di kantor FBI cabang Indianapolis gagal menanggapi dengan "serius."

Federasi senam AS melaporkan Nassar ke FBI pada Juli 2015, tetapi Nassar masih bertemu pasien di MSU sampai sebuah surat kabar mengungkapkan hal itu pada September 2016.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA