Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

TNI Cari Nakes yang Hilang Pascapenyerangan KKB di Kiwirok

Rabu 15 Sep 2021 14:15 WIB

Red: Bayu Hermawan

Teroris Kelompok Kriminal Bersenjata membakar fasilitas umum di Distrik Kiwirok, Papua.

Teroris Kelompok Kriminal Bersenjata membakar fasilitas umum di Distrik Kiwirok, Papua.

Foto: Antara
Personel TNI dan Nakes yang terluka di Kiwirok akan dievakuasi ke Jayapura.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Komandan Korem 172/PWY, Brigadir Jenderal TNI Izak Pangemanan, mengatakan saat ini aparat keamanan bersama warga masih mencari seorang tenaga kesehatan yang belum ditemukan. Sementara personel TNI dan beberapa Nakes yang terluka akan dievakuasi ke Jayapura pada Kamis.

"Memang benar ada laporan seorang nakes atau mantri kesehatan belum diketahui keberadaannya dan saat ini masih dicari. Mudah-mudahan yang bersangkutan ditemukan dalam keadaan selamat," katanya di Jayapura, Papua, Rabu (15/9).

Baca Juga

Brigjen Izak mengatakan, anggota TNI AD yang terluka beserta nakes akan segera dievakuasi ke Jayapura untuk dirawat secara medik. Pemindahan mereka yang dijadwalkan Rabu (15/9) tidak dapat dilakukan karena cuaca sehingga akan dilaksanakan Kamis (16/9). 

Helikopter EC-725 CaracalTNI AU saat ini sudah ada di pusat operasi Pangkalan Udara TNI AUSilas Paparedi Sentani, Papua, dan akan terbang ke Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Kamis (16/9), guna mengangkut para korban luka-luka. "Aksi kekerasan yang dilakukan KKB terhadap nakes di luar batas kemanusiaan," kata Pangemanan.

Pada Senin (13/9), terjadi kontak tembak antara alat negaradengan kelompok bersenjata pimpinan Lamek Taplo di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. Kelompok itu juga membakar sejumlah fasilitas umum, di antaranyapuskesmas, gedung sekolah dasar, kantor Bank Pembangunan Daerah Papua serta rumah warga dan pasar.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA