Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Pelatih Borneo FC Berharap Terens Puhiri Tembus Timnas

Selasa 14 Sep 2021 23:45 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pesepak bola Borneo FC Terens Owang Priska Puhiri (kanan) melewati hadangan pesepak bola Persebaya Surabaya Ricky R. Kambuaya (kiri) dalam lanjutan Liga 1 2021-2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (4/9/2021).

Pesepak bola Borneo FC Terens Owang Priska Puhiri (kanan) melewati hadangan pesepak bola Persebaya Surabaya Ricky R. Kambuaya (kiri) dalam lanjutan Liga 1 2021-2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (4/9/2021).

Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.
Terens tampil cukup konsisten dan banyak memberikan sumbangsih untuk tim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Borneo FC, Mario Gomez mengaku masih tidak percaya salah satu winger andalannya, Terens Puhiri  tidak pernah diberi kesempatan membela timnas Indonesia.

Terens sempat membuat gempar sepak bola Indonesia berkat aksi solo run pada 2017 silam. Aksinya dari area tengah lapangan hingga mencetak gol, viral dan diberitakan berbagai media dunia. Itu terjadi saat Terens Puhiri membantu timnya mengalahkan Mitra Kukar 4-0 di Stadion Aji Imbut, tiga tahun lalu.

Berkat aksinya tersebut, Terens pun mendapat julukan Si Kilat Borneo FC. Akan tetapi putra daerah Papua itu hingga saat ini tidak mendapat kesempatan berseragam timnas Indonesia. Padahal, dia merupakan bagian penting tim berjuluk Pesut Etam dalam mengarungi kompetisi.

Terens tampil cukup konsisten dan banyak memberikan sumbangsih untuk timnya setiap musim. Pada edisi 2017, Terens yang saat itu belum genap berusia 20 tahun sudah menjadi andalan di Borneo FC. Dia tampil dalam 31 pertandingan serta mengoleksi enam gol dan 10 assist.

Musim berikutnya, mantan pemain timnas U-16 itu dipinjamkan ke klub Thailand, Port FC. Sayangnya dirinya jarang mendapat kesempatan unjuk gigi di kasta tertinggi sepak bola Thailand. Tercatat, Terens hanya bermain selama 11 pertandingan dalam waktu 151 menit.

Jumlah menit bermain yang minim itu membuat Borneo FC memilih untuk kembali menariknya. Di Liga 1 2019, Terens berhasil menemukan kembali perfomanya dan memberikan dampak besar untuk Borneo FC. Mampu mencetak delapan gol dan delapan assist dalam 32 pertandingan.

Sayangnya, penampilan apiknya itu tak mampu mengantarkannya ke timnas Indonesia sejak era kepelatihan Luis Milla hingga Shin Tae-yong. Pelatih Borneo FC, Mario Gomez menyayangkan potensi yang dimiliki Terens Puhiri tidak dimanfaatkan dengan baik.

"Terens bermain bagus meski tidak setiap pertandingan. Saya kadang bertanya kenapa Terrens tidak bermain untuk timnas, itu juga jadi pertanyaan untuk saya," ucap Gomez dalam siaran pers yang diterima republika.co.id, Selasa (14/9).

"Tidak hanya soal performa, pada tahun 2019 kenapa Terens tidak masuk timnas, dia masih muda, dia akan berkembang," ujarnya.

Musim ini, Terens sudah memulai kiprahnya bersama Borneo FC di BRI Liga 1 2021/2022 dengan cukup gemilang. Ia menyumbang saatu gol untuk membawa timnya menumbangkan Persebaya dengan skor akhir 3-1 pada pekan perdana.

Gomez berharap apa yang ditunjukkan Terens tersebut bisa membantunya mendapat kesempatan bergabung timnas Indonesia. "Mudah-mudahan mungkin dia akan dipanggil oleh pelatih timnas," ucapnya. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA