Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Presiden LaLiga: Real Madrid Sanggup Beli Mbappe dan Haaland

Selasa 14 Sep 2021 15:10 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Muhammad Akbar

Presiden La Liga Javier Tebas

Presiden La Liga Javier Tebas

Foto: REUTERS
Keuangan Real Madrid memang jauh lebih baik ketimbang Barcelona

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID --Presiden La Liga Javier Tebas, mengatakan Real Madrid memiliki uang untuk mendatangkan striker Paris Saint-Germain Kylian Mbappe dan pemain Borussia Dortmund Erling Haaland.

Keuangan Real Madrid memang jauh lebih baik ketimbang Barcelona, yang mengalami kerugian dan utang selangit.

"Madrid telah menjual pemain seharga 200 juta euro.Mereka punya uang untuk mengontrak Mbappe dan Haaland bersama. Mereka tidak kehilangan uang dan, di atas itu, mereka telah menjual dengan baik," ucap Tebas, dikutip dari Tribalfootball, Selasa (14/9).

Namun, Tebas heran dengan keuangan PSG, yang rugi 400 juta euro, dan memiliki tagihan upah 500 juta euro, tapi masih menolak tawaran untuk Mbappe. Menurut Tebas, aturan untuk mengontrol keuangan klub di Prancis telah gagal diterapkan.

Akibatnya, lanjut dia, situasi ini malah merusak pasar Eropa. Selain itu ia melihat ada yang salah dalam sistrm UEFA. Klub harus mendatangkan investasi, tapi di sisi lain UEFA tidak memberikan kontribusi dengan kerugian yang dialamin.

"Mereka lebih suka memenangkan Liga Champions dan memiliki kerugian jutaan (euro). Dengan cara itu mereka membuat para penggemar senang karena Anda memenangkan Liga Champions, tetapi Anda memiliki sepak bola. Ini sangat berbahaya," ujar Tebas.

Bicara soal Barcelona, Tebas menyebut yang penting bukanlah utang yang mereka miliki, tetapi kapasitas mereka untuk mengembalikannya. Pendapatan Barcelona satu miliar euro.

"Rasio mereka satu banding satu, lebih baik dari 70 persen tim di Eropa, lebih baik dari PSG, tim-tim di Liga Inggris," jelas dia.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA