Saturday, 26 Zulqaidah 1443 / 25 June 2022

Arab Saudi Denda 10 Ribu Riyal Jamaah Umroh tanpa Izin

Selasa 14 Sep 2021 13:01 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Ani Nursalikah

Arab Saudi Denda 10 Ribu Riyal Jamaah Umroh tanpa Izin

Arab Saudi Denda 10 Ribu Riyal Jamaah Umroh tanpa Izin

Foto: AP Photo/Amr Nabil
Denda sebagai bagian tindakan pencegahan Saudi mengekang penyebaran Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Arab Saudi mengumumkan siapa pun yang mencoba melakukan umroh tanpa izin akan dikenakan denda sebesar 2.666 dolar AS (10 ribu riyal). Pengumuman tersebut diunggah tim keamanan nasional Kerajaan Arab Saudi di Twitter.

Dalam pengumuman itu juga dinyatakan mereka yang mencoba memasuki tempat-tempat di kota suci Makkah tanpa izin akan dikenakan denda sebesar 266 dolar (1.000 riyal). Badan keamanan nasional menyatakan denda baru itu adalah bagian dari tindakan pencegahan Kerajaan Saudi untuk mengekang penyebaran virus corona dan memastikan aturan pencegahan diikuti selama umroh.

Baca Juga

Dilansir di Al Arabiya, Selasa (14/9), individu yang ingin pergi umroh di kota suci Makkah harus mendapatkan izin memasuki Masjidil Haram. Izin ini dapat didapatkan melalui aplikasi pelacakan Covid-19 Arab Saudi, Tawakkalna dan Eatmarna.

Sebelumnya, pekan lalu Kementerian Haji dan Umroh Saudi mengumumkan  meningkatkan kapasitas jamaah umroh menjadi 70 ribu per hari mulai 9 September 2021. "Dengan penekanan pada penerapan tindakan pencegahan, Kementerian Haji dan Umrah, berkoordinasi dengan otoritas yang berwenang, meningkatkan kapasitas harian menjadi 70 ribu jamaah," cicit kementerian tersebut di Twitter pada Rabu (8/9) lalu.

Pada Agustus 2021, Pemerintah Saudi mengumumkan memulai secara bertahap penerimaan jamaah umroh dari berbagai negara mulai 9 Agustus 2021. Kementerian juga akan secara bertahap meningkatkan kapasitas untuk mencapai dua juta jamaah per bulan. Mereka juga menegaskan akan memberikan izin umroh domestik kepada jamaah berusia antara 12 dan 18 tahun yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA