Selasa 14 Sep 2021 07:50 WIB

Memahami Tafsir Surat An Nisa Ayat 64

Surah An-Nisa' Ayat 64 dijelaskan ketaatan kepada Rasul, ulil amri dan orang tua

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Agung Sasongko
Alquran
Foto: Reuters
Alquran

IHRAM.CO.ID,  JAKARTA -- Surah An-Nisa' Ayat 64 dijelaskan bahwa taat kepada Rasul, ulil amri dan orang tua harus dengan izin Allah SWT.

 

Baca Juga

وَمَآ اَرْسَلْنَا مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا لِيُطَاعَ بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗوَلَوْ اَنَّهُمْ اِذْ ظَّلَمُوْٓا اَنْفُسَهُمْ جَاۤءُوْكَ فَاسْتَغْفَرُوا اللّٰهَ وَاسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُوْلُ لَوَجَدُوا اللّٰهَ تَوَّابًا رَّحِيْمًا

Dan Kami tidak mengutus seorang Rasul melainkan untuk ditaati dengan izin Allah. Dan sungguh, sekiranya mereka setelah menzalimi dirinya datang kepadamu (Muhammad), lalu memohon ampunan kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka mendapati Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang. (QS An-Nisa': 64)

Dalam penjelasan Tafsir Kementerian Agama, bagian pertama dari ayat ini menerangkan bahwa setiap Rasul yang diutus Allah ke dunia, sejak dulu sampai kepada Nabi Muhammad SAW wajib ditaati dengan izin (perintah) Allah. Karena tugas risalah mereka adalah sama, yaitu untuk menunjukkan umat manusia ke jalan yang benar dan kebahagiaan hidup mereka di dunia serta akhirat.

Dalam ayat ini dikaitkan taat itu dengan izin Allah, maksudnya tidak ada satu makhluk pun yang boleh ditaati melainkan dengan izin Allah atau sesuai dengan perintah-Nya. Seperti menaati Rasul, ulil amri, ibu, bapak dan lain sebagainya, selama mereka tidak menyuruh berbuat maksiat.

"Tidak boleh mentaati manusia yang menyuruh melanggar perintah Allah." (Riwayat Al-Bukhari dan Muslim dari Ali bin Abi Thalib).

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement