Saturday, 10 Rabiul Awwal 1443 / 16 October 2021

Saturday, 10 Rabiul Awwal 1443 / 16 October 2021

Depok Zona Kuning, BOR Rumah Sakit Turun Drastis

Senin 13 Sep 2021 04:45 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Mas Alamil Huda

Keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 terus turun. (ilustrasi)

Keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 terus turun. (ilustrasi)

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Kota Depok saat ini sudah masuk dalam zona kuning atau risiko rendah.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Kota Depok saat ini sudah masuk dalam zona kuning atau risiko rendah penularan Covid-19. Situasi tersebut juga berpengaruh terhadap tingkat keterisian tempat tidur (TT) atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit di Kota Depok.

"Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, dari jumlah 24 Rumah sakit di Kota Depok, kapasitas TT untuk pasien Covid-19/isolasi masih tersedia 977 unit, sedangkan TT ICU Covid-19 masih terdapat 136 unit," ujar Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, di Kota Depok, Ahad (12/9).

Ia menambahkan, lowongnya fasilitas tempat tidur tersebut didasari penurunan kasus yang signifikan. Dari ratusan bed khusus pasien terkonfirmasi Covid-19, keterisian TT atau BOR untuk ruang isolasi se-Kota Depok sebanyak 10,13 persen dan ruang intensive care unit (ICU) yakni 16,18 persen.

"Angka tersebut sudah memenuhi standar WHO. Bahwa BOR maksimal 60 persen dari jumlah keseluruhan tempat tidur. Jika dibandingkan data per 12 Agustus, BOR isolasi mencapai 38,73 persen dan BOR ICU capai 72,46 persen," jelas Dadang.

Ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU yang terpakai pada 12 Agustus sebanyak 421 TT isolasi dan 100 TT ICU. "Sedangkan di 9 September sudah berkurang menjadi 94 TT isolasi dan 28 TT ICU," terang Dadang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA