Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

11 Kata dalam Alquran yang Artinya Kerap Disalahpahami 

Ahad 12 Sep 2021 05:37 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Nashih Nashrullah

Banyak kata Alquran yang mempunyai kemiripan tetapi berbeda makna. Ilustrasi Alquran

Banyak kata Alquran yang mempunyai kemiripan tetapi berbeda makna. Ilustrasi Alquran

Foto: pxhere
Banyak kata Alquran yang mempunyai kemiripan tetapi berbeda makna

REPUBLIKA.CO.ID,  MESIR— Pusat Fatwa Elekstronik Al-Azhar Internasional Mesir mengoreksi beberapa kata dalam  Alquran yang banyak disalahpahami banyak orang. 

Kesalahan mengartikan kata ini yang akhirnya membuat arti dalam suatu ayat menjadi berbeda dari maksud sebenarnya. 

Baca Juga

Dalam penjelesannya, Al-Azhar menjelaskan, setidaknya ada 11 kata dalam Alquran yang sering salah artinya. Kata-kata itu adalah sebagai berikut:

• الْعَفْوَ

Dalam surat Al Baqarah 129, Allah SWT berfirman:

وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ  “Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan". Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir,

Kata “al-afwa” dalam ayat itu banyak dipahami orang sebagai ampunan. Sementara arti sebenarnya adalah harta yang berlebih. ayat ini menganjurkan untuk menafkahkan atau memberikan harta yang lebih dari keperluan diri.

• يَشْرِي

Dalam surat Al Baqarah 207, Allah SWT berfirman:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ “Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah dan Allah Mahapenyantun kepada hamba-hamba-Nya.” 

Kata “yasytari” di ayat ini tidak berarti membeli, melainkan menjual atau mengorbankannya demi ketaatannya kepada Allah SWT. 

• قَامُوا

Dalam surat Al Baqarah ayat 20 Allah SWT berfirman:

يَكَادُ الْبَرْقُ يَخْطَفُ أَبْصَارَهُمْ ۖ كُلَّمَا أَضَاءَ لَهُمْ مَشَوْا فِيهِ وَإِذَا أَظْلَمَ عَلَيْهِمْ قَامُوا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَذَهَبَ بِسَمْعِهِمْ وَأَبْصَارِهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.”

Kata “qamu” dalam ayat ini bukan berarti berdiri, melainkan menetap atau berhenti.

• آيَاتِهِ

Dalam surat Ar Rum ayat 25 Allah SWT berfirman:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ تَقُومَ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ بِأَمْرِهِ

 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan iradat-Nya. Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu keluar (dari kubur).”

Kata “ayat” dalam ayat ini berarti bukti.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA