Tuesday, 13 Rabiul Awwal 1443 / 19 October 2021

Tuesday, 13 Rabiul Awwal 1443 / 19 October 2021

Vaksinasi Tahap Dua, Depok Prioritaskan Ibu Hamil dan Lansia

Jumat 10 Sep 2021 20:37 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Gita Amanda

 Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin Pfizer-BioNTech Comirnaty COVID-19 selama kampanye vaksinasi di Depok, Rabu (1/9/2021). Pemerintah mempercepat kampanye vaksinasi karena pembatasan COVID-19 diperpanjang dengan sejumlah relaksasi bagi masyarakat kegiatan, termasuk pembukaan kembali sekolah, tempat umum dan pusat perbelanjaan.

Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin Pfizer-BioNTech Comirnaty COVID-19 selama kampanye vaksinasi di Depok, Rabu (1/9/2021). Pemerintah mempercepat kampanye vaksinasi karena pembatasan COVID-19 diperpanjang dengan sejumlah relaksasi bagi masyarakat kegiatan, termasuk pembukaan kembali sekolah, tempat umum dan pusat perbelanjaan.

Foto: EPA-EFE/MAST IRHAM
Selama pelaksanaan lima hari, tercatat sudah 3.000 orang yang divaksinasi

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Gebyar Vaksin tahap kedua di 11 kecamatan di Kota Depok, para ibu hamil, ibu menyusui dan lansi menjadi prioritas. Vaksinasi dengan jenis Pfizer berlangsung selama lima hari yang di mulai pada 8-10 September 2021.

"Tentu kami di Kecamatan Sawangan memberikan pelayanan prioritas bagi ibu hamil, ibu menyusui dan lansia. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Camat Sawangan, Anwar Nasihin di Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jumat (10/9).

Menurut Anwar, selama pelaksanaan lima hari, tercatat sudah 3.000 orang yang divaksinasi yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, lansia dan juga warga lainnya. "Antusiasme masyarakat tinggi untuk ikut vaksinasi," terangnya.

Ia menambahkan, namun, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan ada juga warga gagal vaksin, di antaranya karena tekanan darah tinggi, penyintas Covid-19 belum tiga bulan, memiliki penyakit penyerta dan infeksi saluran pernapasan atas (Ispa).

"Ada yang mengalami kejadian pascaimunisasi (KIPI) ringan yakni muntah dan langsung ditangani oleh tim kesehatan yang sudah disiapkan," tutur Anwar.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA