Friday, 19 Syawwal 1443 / 20 May 2022

Sukabumi Dorong Kaderisasi Ulama yang Mampu Hadapi Tantangan

Jumat 10 Sep 2021 16:30 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Muhammad Hafil

Sukabumi Dorong Kaderisasi Ulama yang Mampu Hadapi Tantangan. Foto:  MTQ (ilustrasi)

Sukabumi Dorong Kaderisasi Ulama yang Mampu Hadapi Tantangan. Foto: MTQ (ilustrasi)

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Sukabumi Dorong Kaderisasi Ulama yang Mampu Hadapi Tantangan Zaman

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI--Pemerintah Kota Sukabumi mendorong lahirnya kaderisasi ulama. Khususnya kaderisasi ulama yang mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Hal ini disampaikan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi saat memberikan apresiasi dan uang kadeudeuh kepada kafilah yang membawa Kota Sukabumi masuk lima besar dalam ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) XVII Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 di Bandung. Momen ini dilangsungkan di Balai Kota Sukabumi, Jumat (10/9).

Baca Juga

"Apa yang telah diberikan para kafilah menjadi suatu kebanggaan dan kebahagiaan bagi Kota Sukabumi,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Di mana alhamdulillah pelaksanaan STQH lancar dan peserta sehat karena kekhawatiran di masa pandemi tapi kembali sehat.

Namun kebahagian hari ini dengan prestasi meningkat harusnya memberikan manfaat ganda untuk masyarakat. Seperti diketahui dua tahun lalu kafilah Kota Sukabumi sempat mengikuti ajang serupa dan masuk kedalam peringkat 11.

"Kota Sukabumi mendapatkan prestasi pada 2 tahun sebelumnya peringkat 11 dan bersyukur tahun ini masuk ke lima besar", tambah Fahmi. Namun prestasi bukan dalam catatan saja akan tetapi prestasi keagamaan bagi warga Kota Sukabumi yakni dengan semarak kegiatan keagamaan makin gebyar dan semakin berprestasi maka suasana religius, nyaman dan sejahtera tetap terjaga di wilayah.

Selain membawa prestasi lanjut Fahmi, para kafilah menyadarkan bagaimana kegiatan keagaman harus diprioritaskan dalam berbagai sendi kehidupan. Ia mengatakan, tantangan ke depan akan makin berat karena kaderisasi harus berjalan.

Di mana yang sulit kaderisasi ulama yang harus dipersiapkan sejak awal karena proses pendidikan dan kedekatan ruhiah kepada Allah SWT jadi pekerjaan berat. '' Intinya siapkan kader ulama yang siap hadapi tantangan perkembangan zaman,'' ungkap Fahmi.

Prestasi ini jadi penyemangat menguatkan mencetak kader-kader tokoh ulama di masa mendatang. Target penghafal Alquran dan hadist karena jadi landasan agama yang tidak hanya dihafalkan tapi diamalkan.

Sehingga Sukabumi sebagai kota santri akan dikenal di wilayah Indonesia. Pencapaian lima besar ini berdasarkan prestasi yang ditunjukkan kafilah Kota Sukabumi. Di antaranya Juara 1 untuk kategori hafalan Alquran 30 juz yang diraih Muhammad Muhtar Zulhilmi.

Berikutnya Juara 3 hafalan Alquran untuk kategori 20 juz putra yakni M Iqbal Ulul hakim. Selanjutnya Juara 2 untuk 20 juz putri Muftiha Khorinisa. Prestasi lainnya yakni Juara 2 tilawah 5 juz atas nama Raihan Hawari dan Juara 2 tafsir bahasa Arab putri atas nama Dewi Nafisahtuzzahra.

Gelaran STQH 2021 berlangsung pada 25-30 Agustus 2021 lalu di Gedung Pusdai Kota Bandung. Di mana Kota Sukabumi mengirim sebanyak 20 orang peserta STQH dari berbagai cabang lomba.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA