Kamis 09 Sep 2021 18:18 WIB

Wanita Afghanista Dilarang Berpartisipasi dalam Olahraga

Wanita dalam olahraga dinilai tidak pantas dan tidak perlu.

Rep: Afrizal Roshikul Ilmi/ Red: Agung Sasongko
Wanita Afghanistan berolahraga di klub olahraga khusus wanita di Kandahar.
Foto: EPA-EFE/MOHAMMAD SADIQ
Wanita Afghanistan berolahraga di klub olahraga khusus wanita di Kandahar.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintahan baru Afghanistan, Taliban, akan melarang wanita Afghanistan, termasuk tim kriket wanita nasional negara itu untuk berpartisipasi dalam olahraga. Wanita dalam olahraga dinilai tidak pantas dan tidak perlu.

"Saya tidak berpikir perempuan akan diizinkan bermain kriket karena perempuan tidak harus bermain kriket," kata Wakil kepala komisi budaya Taliban, Ahmadullah Wasiq dalam wawancara dengan penyiar Australia SBS, dikutip dari Guerilla Cricket, Rabu (8/9).

Baca Juga

"Dalam kriket, mereka mungkin menghadapi situasi di mana wajah dan tubuh mereka tidak akan ditutup. Islam tidak mengizinkan wanita terlihat seperti ini," jelasnya.

"Ini adalah era media, dan akan ada foto dan video, dan kemudian orang-orang menontonnya. Islam dan Islami Emirate (Afghanistan) tidak mengizinkan wanita bermain kriket atau olahraga yang membuat mereka terekspos," tambah Wasiq.

Sementara pejabat di dewan kriket Afghanistan mengatakan belum ada komunikasi formal mengenai nasib kriket wanita, namun menurut The Guardian, program dewan untuk anak perempuan sudah ditangguhkan.

Olahragawan, termasuk pemain kriket, telah bersembunyi di Afghanistan sejak Taliban mengambil alih, dengan beberapa wanita melaporkan ancaman kekerasan dari pejuang Taliban jika mereka ketahuan bermain, kata laporan itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement