Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

PP Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Lido City Diterbitkan

Rabu 08 Sep 2021 23:04 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (kanan) menerima Peraturan Pemerintah (PP) No. 69 Tahun 2021 tentang penetapan area tersebut sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata MNC Lido City dari Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo (kiri), di Lido, Bogor pada Rabu (8/9).

Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (kanan) menerima Peraturan Pemerintah (PP) No. 69 Tahun 2021 tentang penetapan area tersebut sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata MNC Lido City dari Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo (kiri), di Lido, Bogor pada Rabu (8/9).

Foto: Istimewa
Setelah KEK MNC Lido City beroperasi secara penuh akan menyerap 7 juta pengunjung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT MNC Land Tbk (KPIG) secara resmi menerima Peraturan Pemerintah (PP) No. 69 Tahun 2021 tentang penetapan area tersebut sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata MNC Lido City yang telah ditandatangani Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada tanggal 16 Juni lalu.

PP KEK MNC Lido City pada hari ini diserahkan langsung secara formal oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto kepada Executive Chairman MNC Group sekaligus Direktur Utama KPIG, Hary Tanoesoedibjo.

Acara ini disaksikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo yang hadir mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Bogor Ade Yasin.

Momen penting ini juga dirangkai dengan acara peletakan batu pertama untuk pembangunan Lido World Garden. Dengan tagline “Beyond A Family Edutainment Paradise”, Lido World Garden merupakan taman bunga seluas 17 Ha yang dihiasi berbagai koleksi spesimen flora langka.

Sebagai tujuan wisata edu, Lido World Garden akan menampilkan berbagai inovasi arsitektur dan budaya bersejarah kepada pengunjung, yang terinspirasi oleh garis waktu Indonesia dan internasional yang menggambarkan evolusi peradaban manusia, di samping landmark ikonik buatan manusia dan alami yang tersebar di seluruh wilayah geografis.

Petualangan di Lido World Garden dimulai dari zona Gate of Time yang dirancang unik, juga pusat lokasi penyambutan dan fitur waterfront. Kemudian beralih ke zona Fairy Village dengan ikon Supreme Tree dan Throne Tree, sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan dari hamparan taman bunga. Petualangan berlanjut ke zona World of Wonders, yang menghadirkan sembilan ikon sejarah peradaban manusia dari seluruh dunia.

Keindahan taman dan kekayaan budaya nusantara hadir dalam zona Magnificent Indonesia dengan kompleks utama Galeri Indonesia menghadirkan berbagai atraksi daerah yang dikelilingi oleh meditasi tematik, wellness dan healing garden.

Setelah zona Noah Garden, dimana terdapat replika Bahtera Nuh, para pengunjung akan disambut dengan taman-taman indah dari negara-negara di seluruh dunia di zona Embassy Pavilion Garden.

Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, dia mewakili MNC Group mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan jajaran terkait atas kepercayaan yang diberikan kepada MNC Lido City untuk menjadi KEK Pariwisata.

"Kami berkomitmen untuk mengembangkan KEK MNC Lido City secara jangka panjang sebagai kawasan wisata dan rekreasi pendidikan, dan siap menyambut wisatawan seiring dengan kita bersama keluar perlahan-lahan dari pandemi ini, untuk menjadi destinasi pariwisata ikonik di Indonesia pada tahun-tahun mendatang," kata Hary Tanoe dalam rilisnya, Rabu (8/9).

Hary Tanoe menambahkan, seluruh tim sedang bekerja keras untuk menyelesaikan berbagai proyek pembangunan yang ditargetkan untuk menarik wisatawan baik lokal maupun internasional karena lokasinya yang strategis di kawasan Jabodetabek.

"Setelah KEK MNC Lido City beroperasi secara penuh, kami perkirakan dapat menyerap 6-7 juta pengunjung dalam lima tahun ke depan, dan kehadiran KEK MNC Lido City juga akan meningkatkan pendapatan devisa dari para wisatawan," ujar dia.

KEK MNC Lido City, landmark yang sepenuhnya dimiliki oleh KPIG, adalah kota hiburan kelas dunia seluas 3.000 ha di Jabodetabek. KEK MNC Lido City dikelilingi oleh lebih dari 70 juta orang dan mudah diakses dengan jalan tol langsung dari Jakarta.

Berada di antara dua gunung indah, memiliki suhu yang menyenangkan sepanjang tahun, karena lokasinya di ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut. KEK MNC Lido City merupakan KEK Pariwisata terdekat dari Jakarta dan yang pertama di Jabodetabek.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA