Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Komunitas Sikh akan Tetap Bertahan di Afghanistan

Rabu 08 Sep 2021 09:50 WIB

Red: Nur Aini

Komunitas kecil Sikh dan Hindu yang masih tinggal di Kabul, serta provinsi Ghazni, Jalalabad, Khost, dan Kandahar, tidak berencana meninggalkan tanah air mereka

Komunitas kecil Sikh dan Hindu yang masih tinggal di Kabul, serta provinsi Ghazni, Jalalabad, Khost, dan Kandahar, tidak berencana meninggalkan tanah air mereka

Hanya 150 keluarga Sikh dan Hindu yang tersisa di sekitar Kabul

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Skeptisisme terlihat jelas di antara anggota komunitas kecil Sikh di Gurdwara Bagh-e-Bala di lingkungan perbukitan Kabul, ibu kota Afghanistan yang dilanda perang, saat mereka bersikeras untuk tinggal di tanah air mereka di bawah kekuasaan Taliban.

Komunitas kecil Sikh dan Hindu yang masih tinggal di Kabul, serta provinsi Ghazni, Jalalabad, Khost, dan Kandahar, tidak berencana meninggalkan tanah air mereka dan bersedia hidup di bawah kekuasaan Taliban, kata Manmohan Singh Sethi, wakil ketua Komite Gurdwara di Kabul. Afghanistan memiliki sekitar 35 juta penduduk, dengan hampir 99,7 persen di antaranya adalah Muslim.

Baca Juga

Berbicara kepada Anadolu Agency, Sethi mengatakan hanya ada 150 keluarga Sikh dan Hindu yang tersisa di negara itu, dengan mayoritas anggota mereka telah bermigrasi ke India selama 20 tahun terakhir. Sikh dan Hindu menetap di Afghanistan selama ribuan tahun, menurut Sethi, yang merupakan seorang pengusaha.

"Kami tidak ingin meninggalkan negara kami, terlepas dari siapa yang berkuasa di Afghanistan," tutur dia.

Beberapa anggota kelompok itu berkeinginan untuk pindah ke India karena ikatan agama mereka dengan negara Asia Selatan dan mereka mengatakan sedang menunggu penerbangan internasional dari Bandara Hamid Karzai di Kabul.

"Kami pasti akan kembali ke tanah air kami," ujar dia.

Meski keluarga Sikh dan Hindu di Afghanistan pernah berjumlah ribuan, mayoritas mereka pergi selama beberapa dekade konflik yang dimulai pada 1979 dengan invasi Uni Soviet di Afghanistan.

Kelompok Sikh desak Taliban lindungi hak-hak minoritas

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA