Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Garut Nihil Kematian Pasien Covid-19 Selama Empat Hari

Senin 06 Sep 2021 16:33 WIB

Red: Ani Nursalikah

Garut Nihil Kematian Pasien Covid-19 Selama Empat Hari. Guru memeriksa suhu tubuh murid saat pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN Tegalpanjang 1, Wanaraja, Kabupaten Garut, Kamis (2/9). Sejumlah SD, SMP dan SMA di Kabupaten Garut kembali menggelar pembelajaran tatap muka dengan membatasi jumlah murid yang hadir menjadi 50 persen dari kapasitas dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Foto: Republika/Abdan Syakura

Garut Nihil Kematian Pasien Covid-19 Selama Empat Hari. Guru memeriksa suhu tubuh murid saat pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN Tegalpanjang 1, Wanaraja, Kabupaten Garut, Kamis (2/9). Sejumlah SD, SMP dan SMA di Kabupaten Garut kembali menggelar pembelajaran tatap muka dengan membatasi jumlah murid yang hadir menjadi 50 persen dari kapasitas dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Foto: Republika/Abdan Syakura

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Secara keseluruhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Garut 24.540 kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut menyatakan sudah empat hari, sejak Kamis (2/9) sampai Ahad (5/9), kasus kematian baru pasien Covid-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat nihil. Tercatat angka kasusnya 1.161 orang dari seluruh kasus terkonfirmasi positif sebanyak 24.540 orang.

Humas Satgas Penanganan Covid-19 Garut Yeni Yunita membenarkan berdasarkan laporan harian kasus kematian pasien positif Covid-19 turun, bahkan dalam beberapa hari tidak ada laporan kematian. "Kasus meninggal dunia pun semakin hari semakin menurun, bahkan hampir pernah tidak ada dalam satu hari," katanya, Senin (6/9).

Baca Juga

Ia menyampaikan secara keseluruhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Garut mencapai 24.540 kasus, dengan jumlah kematian 1.161 kasus, dan jumlah pasien sembuh sebanyak 23.215 kasus. Sedangkan kasus yang saat ini masih mendapatkan perawatan di rumah sakit sebanyak 39 orang.

Pasien yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 125 orang. "Kasus yang sembuh di rumah sakit semakin banyak," katanya.

Yeni menyampaikan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 setiap harinya masih ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan tes cepat PCR maupun antigen. Laporan terakhir pada Ahad (5/9), sebanyak 18 kasus, sehari sebelumnya juga ditemukan sebanyak 17 kasus.

Meski begitu, banyak juga kasus sembuh yang saat ini terus bertambah. Menurut Yeni, secara keseluruhan angka kasus penyebaran Covid-19 di Garut telah terjadi penurunan setelah diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, maupun Level 4, 3, dan 2 saat ini.

"Alhamdulillah kasus positif sampai saat ini angkanya terus menurun," katanya.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA