Sabtu 04 Sep 2021 15:17 WIB

Kapuas Hulu Direndam Banjir, Warga Diminta Waspada

Enam kecamatan telah terendam banjir lebih dari 1 meter.

Sejumlah warga menyantap makanan di sebuah warung yang terendam banjir di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Selasa (15/9/2020).
Foto: JESSICA HELENA WUYSANG/ANTARA
Sejumlah warga menyantap makanan di sebuah warung yang terendam banjir di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Selasa (15/9/2020).

REPUBLIKA.CO.ID, KAPUAS HULU -- Bencana banjir kembali terjadi di sejumlah wilayah di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Kedalaman air yang rata-rata lebih dari satu meter mengakibatkan sejumlah pemukiman warga pada dataran rendah  terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. "Kami minta masyarakat waspada karena kondisi sering banjir ini, di khawatirkan kembali banjir besar seperti yang terjadi pada Agustus 2021 dan September 2020 yang lalu, saat ini saja sejumlah pemukiman penduduk sudah ada yang terendam," kata Kepala BPBD Kapuas Hulu Gunawan, Sabtu (4/9).

Gunawan menjelaskan, banjir kali ini disebabkan hujan beberapa hari terakhir, sehingga Sungai Mendalam, Sungai Sibau, dan Sungai Kapuas meluap dan merendam sejumlah daerah dataran rendah. Dari data sementara, banjir sudah merendam sejumlah daerah di Kecamatan Putussibau Utara, Putussibau Selatan, Bunut Hilir, Boyan Tanjung, Kalis, dan Bika.

Menurut dia, banjir kali ini juga merendam akses jalan darat di Putussibau-Kalis, Putussibau Selatan-Bika, Bunut Hilir-Boyan Tanjung. "Kami baru menerima laporan dari beberapa kecamatan, kami minta pihak kecamatan dan desa proaktif melaporkan perkembangan banjir di daerahnya masing-masing," kata Gunawan.

Dari informasi yang diperoleh, banjir juga telah melanda sejumlah desa di Kecamatan Embaloh Hulu daerah perbatasan Indonesia-Malaysia wilayah Kapuas Hulu.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement